[UPDATE] Kim Dongwan Facebook: Jangan Lupakan Sewol (160415)

Hello. I am Shinhwa member Kim Dongwan.

20 years ago, on June 1995,
Sampong Departmental Store collapsed and more than 1000 people were injured or killed.
This was a disaster hinted at through the poor planning, construction and maintenance of buildings that had been going on indulgently for some time.
Along with the collapse of the Sungsoo Bridge a year ago (21 Oct 1994), these became a shadow of the compressed growth of our country.
Through this accident, safety evaluation of buildings were put in place, the problems with the emergency rescue systems were revealed, resulting in the setting up of a 119 central rescue team in Seoul, Busan and Gwangju.
The people involved were punished and the standard for shoddy construction became stricter and a related law was established.

In a similar context, what families of the deceased are demanding for is to find an institutional plan.

Many children have died.
Is monetary compensation the only answer?
Families of the deceased and the citizens are
hoping for a country that works towards
preventing such an incident from happening again.
Reveal in detail what was the cause, and please work hard towards removing the underlying causes.
A country that is livable… a country where it is worth raising my child in,
to achieve that, everyone has to remember and work hard for tens and hundreds of years.
The moment I set out to bury it,
my child’s future is buried along with it,
that is a truth that cannot be overlooked.
#PleaseDontForgetAboutSewolFerry

Halo. Aku member Shinhwa, Kim Dongwan..

20 tahun lalu, pada bulan Juni
Sampong Departmental Store runtuh dan lebih dari 1000 orang terluka atau tewas.
Ini adalah sebuah bencana yang disebabkan oleh buruknya perencanaan, perencanaan, dan perawatan gedung yang telah diabaikan secara terus menerus selama beberapa waktu.
Juga dengan kolapsnya Jembatan Sungsoo setahun sebelumnya (21 Okt 1994), kejadian-kejadian ini menjadi sebuah bayangan dari pembangunan di negara kita.
Melalui tragedi ini, evaluasi keamanan sebuah bangunan diberlakukan, masalah dalam pertolongan darurat diungkapkan, menghasilkan pendirian tim pertolongan pusat 119 di Seoul, Busan, dan Gwangju.
Orang-orang yang terlibat dihukum dan standar untuk konstruksi buruk menjadi lebih ketat dan hukum-hukum yang terkait ditandatangani.

Dalam konteks serupa, apa yang dituntut oleh keluarga korban adalah sebuah rencana institusional.

Banyak anak-anak tewas.
Apakah kompensasi uang adalah jawaban satu-satunya?
Keluarga korban dan warga negara mengharapkan sebuah negara yang bekerja untuk mencegah insiden serupa terjadi lagi.
Ungkapkan dengan detail apa penyebabnya, dan tolong bekerja keras untuk menghilangkan penyebab-penyebab tersembunyi.
Sebuah negara yang bisa ditinggali….sebuah negara dimana aku bisa membesarkan anakku,
untuk mencapainya, semua orang harus ingat dan bekerja keras untuk beratus-ratus tahun.
Momen dimana aku mulai menguburnya,
masa depan anakku akan terkubur bersamanya
Ini adalah kebenaran yang tidak bisa diabaikan
#TolongJanganLupakanSewolFerry

Credit: Dongwan facebook + malpabo (eng)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s