[WAWANCARA] Shinhwa – Grazia edisi Maret (180215)

GRAZIA_001

Meledak tertawa hanya dengan bertatapan. Atmosfernya terasa nyaman dan bebas, seolah kami sedang menyerbu masuk asrama Shinhwa dahulu. Sudah berusia 17 tahun, maknae ditengah para member sudah berusia pertengahan 30 tapi ketika mereka berenam bersama, mereka bertingkah seperti bocah nakal. Junjin adalah mood marker yang tidak pernah mengizinkan atmosfer menjadi berat. Dongwan terkadang membuat para member meledak tertawa dengan gaya leluconnya. Hyesung berbicara dengan lembut tapi bisa melontarkan balasan tajam. Andy adalah maknae yang lembut dan baik hati yang dengan penuh kasih menerima apapun candaan yang dimainkan para hyungs. Dan meski dia tidak berkata apapun, kharisma Minwoo adalah pusat gravitasi. Senyuman khas ayah di wajah Eric tidak pernah menghilang saat dia menatap para member. Sangat jelas bahwa di antara mereka, ada sesuatu yang kuat dan tidak dapat terlihat. Inilah kekuatan waktu.

Bagaimana syuting hari ini
Dongwan:
Menyenangkan
Sungguh? Jawabanmu sepertinya tanpa tenaga..
Dongwan:
 Tidak, syutingnya sungguh menyenangkan (senyum)

Baru saja di kamar, ketika kalian berbaring bertumpukan dengan satu sama lain, kalian terlihat sangat alami, apakah kalian kadang juga seperti itu ketika kalian tinggal di asrama bersama?
Hyesung:
Oh. Tentu tidak. Kami bukan anak anjing hahaha
Minwoo: Jika lokasi syuting agak lebih nyaman, kami mungkin akan merasa seperti ada di asrama lama Shinhwa. Kami dulu memiliki asrama bertingkat dua. Aku agak teringat masa-masa itu.
Junjin: Karena kami tidak tinggal di asrama sekarang, secara umum kami bertingkah seperti itu di ruang tunggu. Ada saat dimana kami bermain game di handphone kami, dan masa dimana kami bermain dan bercanda dengan satu sama lain.

Jika bukan waktu promosi Shinhwa, mungkin kalian tidak akan sering bertemu, kan?
Junjin:
 Benar, selain waktu dimana kami mengadakan konser.

Faktanya, makin dekat kalian, makin jarang kalian bertemu
Junjin:
 Benar. Kami hanya sering SMS-an.
Hyesung: Bahkan saudara sungguhan tidak bertemu sering-sering hahaha. Jika kamu tinggal bersama, ketika kamu memiliki waktu untuk dirimu sendiri, kamu akan bertemu dengan teman-temanmu sendiri. Sepertinya ini pola yang kami miliki sekarang. Tapi hal ini tidak berarti kami tidak menyukai satu sama lain atau kami canggung atau kami sudah saling menjauh. Karena kami bersama-sama terus sepanjang hari lebih dari setengah tahun ketika kami bekerja, jadi ketika kami tidak ada kegiatan bersama, kami akan meluangkan waktu untuk kami sendiri. Tapi masih ada waktu ketika kami bertemu sekali-sekali. Dimana kami bicara tanpa batas sambil minum-minum.

Siapa yang biasanya mengusulkan untuk bertemu?
Junjin:
Tidak ada member yang secara khusus memberikan usul. Kami melakukannya bergantian?
Hyesung: Tidak ada sesuatu yang seperti itu. Kami juga tidak membuat rencana. Contohnya, saat aku minum, jika aku tiba-tiba memikirkan Andy, aku akan menelponnya. “Kamu lagi apa?” dan jika dia menolakku, ada member pertama dan kedua. Berikutnya, aku akan menelpon Junjin dan dia juga menolakku, aku akan menelpon member ketiga. Hahahaha.

Ketika aku memasuki lokasi barusan, aku berpikir “Aku tidak tahu bagaimana kondisi para member” tapi begitu syuting dimulai, atmosfernya sangat bagus. Sama persis seperti sebuah rumah penuh tawa.
Hyesung:
 Kami bertemu satu sama lain setiap hari belakangan ini. Dan bukannya kami bisa bilang “Wow~ senang sekali bertemu denganmu~” disaat kami bertemu satu sama lain hahha.
Junjin: Mungkin saja ada seseorang yang tidak bisa tidur tadi malam, atau seseorang yang merasa tidak enak badan. Kami bertemu satu sama lain kemarin tapi jika kami tiba-tiba bertanya “Hyung~ apa sesuatu yang terjadi hari ini?”, akan canggung jadinya, kan? Hahaha. Apapun itu, lakukan dengan alami!!

Hyesung: Ya, benar. Sekarang kami terbiasa dengan suasana yang ramai, tapi juga terbiasa akan suasana tenang. 

Junjin: Kami mencoba untuk tidak bicara soal masalah pribadi saat bekerja. Karena kami takut hal ini akan mempengaruhi orang lain. Karena kami bisa membicarakannya secara mendalam suatu hari, saat ada waktu. 

Bagaimana dengan konsep kehidupan sehari-hari, seperti yang dilakukan hari ini? Bukan pemotretan dimana kalian harus berpose dan kelihatan tampan? 
Andy: Bukankah kami melakukan konsep yang sama sebelumnya?

Eric: Ketika kami melakukan pemotretan untuk kover album! 
Andy: Aku teringat masa lalu. 

Bagaimana rasanya waktu kalian hidup di rumah bertingkat dua? apakah kalian melewatkan sebagian besar waktu bersama? 
Andy: Sejujurnya, karena kami punya banyak jadwal dulu, kami tidak punya banyak waktu untuk berkumpul bersama seperti ini. 

Baru saja Dongwan meminta staf untuk memotret kalian. Waktu kalian berkumpul bersama. 
Dongwan: Ya, ya. Untuk diunggah ke Fcebook. Hahaha. 

Apa kamu aktif di media sosial? 
Dongwan: Tidak. Aku cuma bercanda. Ahahahaha.

Kaian semua berkumpul bersama dan ‘senyuman ayah’ tidak menghilang dari wajah Eric. Hal ini cukup menghangatkan hati. 
Junjin: Ya. Rasanya senang saat kami bersama. 

Apa yang kalian semua lakukan saat waktunya istirahat? 
Minwoo: Member lain biasanya hanya tinggal di rumah tapi aku dan Dongwan berbeda. Haruskah aku bilang kalau kami berdua seperti orang luar? hahaha. Bahkan kalau kami sedang pergi ke luar negeri untuk tur, kami pasti akan pergi mencari tempat unik di negara itu. 

Kalian berdua tidak pergi bersama? 
Dongwan: Sangat melelahkan untukku pergi belanja. Sedangkan Minwoo lebih menikmati hidup gaya urban. Minwoo suka pusat perbelanjaan atau tempat-tempat paling hot  tapi aku pergi ke restoran enak, tempat-tempat tua, lorong-lorong kecil. Hahaha. 

Minwoo:Kami pergi bersama kalau timingnya tepat tapi member sisanya adalah tipe “Bang-kok” (*Bang = kamar, kok = tinggal. Bang-kok-orang yang suka tinggal di kamar) dan main game.

Kalian semua memiliki kesukaan yang berbeda tapi kalian mampu bersama selama sekian lama, sangat menakjubkan. 
Minwoo: Kami bisa bertahan selama ini justru karena kami berbeda. Dan tidak ada yang terlalu berbeda bagi kami. Waktu berlalu, itu saja. 

Dongwan: Kami bahkan tidak pernah berpikir untuk berpisah. Ketika kami bersama, tanpa alasan apapun, rasanya menyenangkan. Dan ketika kami berpromosi sebagai Shinhwa, sepertinya, haruskah aku bilang, seperti sebuah robot yang sudah dipisah namun kembali disatukan lagi? Kami lebih kuat ketika kami bersama. Rasanya kami bisa menaklukkan segalanya. Aku rasa seluruh member juga merasakan hal yang sama dalam periode tertentu. 

Bukankah hal ini yang kalian baru sadari karena kalian semua sudah memiliki aktivitas solo sebelumnya? 
Dongwan: Benar. Jika kami tidak pernah mendapatkan kesempatan untuk melakukannya, kami akan memiliki imajinasi tidak berguna soal ini. Ini merupakan sebuah perasaan yang tidak bisa kamu alami jika kamu sendirian. Ketika melihat grup seperti SMAP atau Rolling Stone, aku berpikir, “Bagaimana mereka bisa berpromosi bersama selama itu?” dan mereka sungguh terlihat luar biasa jadi rasanya mengejutkan bahwa kami akan menjadi seperti itu. 

Junjin: Ada beberapa hal yang lebih murah dilakukan ketika kamu berpromosi sebagai solois tapi kesenangan yang kamu rasakan ketika kami bersama tidak ada duanya. Penampilan TV pertama kami akan dilakukan segera tapi aku merasa sepertinya masa promosi Shinhwa kali ini akan segera berakhir. Waktu benar-benar berlalu begitu cepat saat kami bersama. 

Kalian pasti sudah melakukan wawancara tak terhitung sebagai grup berusia 17 tahun, sejujurnya, wawancara itu melelahkan, kan? Karena semua orang menanyakan pertanyaan yang sama.
Hyesung:
 Tidak, Tidak melelahkan. Karena hal ini tidak bisa dihindari. Apa yang akan dipikirkan orang ketika mereka berpikir soal ‘Shinhwa’. Apa yang mereka ingin tahu cukup mirip dalam batasan tertentu. 

Junjin: Apa rahasia keawetan kalian? Haahahha. 

Tolong beritahu kami.
Junjin: Rahasianya adalah…. 
Hyesung: Ahhahaha.

Sepertinya jawaban untuk pertanyaan itu kebanyakan berasal dari Eric. Aku penasaran akan pendapat member lain.
Junjin:
 Semua itu kami yang suruh. Agar dia menjawab dengan baik. Ahahahaha.

Daftar lagu untuk album ke-12 dirilis hari ini. Album ke-12. Pasti rasanya luar biasa.
Eric:
 Akan lebih hebat kalau tahun ini album ke-17 untuk ulang tahun ke-17 kami hahaha. Kami harus merilis album hingga album ke-20, kapan kami akan menyelesaikan semuanya? Hahahaha.

Andy: Untuk mencapai hal itu, kita harus merilis 3 album setiap tahun.  Hahahaha.
Minwoo: Terkadang aku berpikir seperti itu juga. Album juga penting tapi jumlah video musik yang kami rekam hingga sekarang hampir melebihi 100. Semua itu adalah musik yang kami tinggalkan, kan? Rasanya memuaskan. Aku juga merasa bangga. 

Comebackmu sebentar lagi, apakah yang paling kalian khawatirkan belakangan ini?
Junjin:
Tentu saja tariannya. Kami berpikir ‘Kita tidak boleh melakukan kesalahan’ tapi kami juga merasa bersemangat. Apakah ini bentuk kegugupan? Para reporter sering bertanya, “Kalian sudah berpromosi setelah sekian lama, apakah kamu masih gugup?” tapi justru sebaliknya, semakin lama waktu berlalu, kami malah semakin gugup…

Mungkin kamu minum-minum kemarin?
Hyesung:
Hahahahaha

Junjin: Sekitar tiga kaleng bir? Hahahaha. Aku memang minum-minum sambil mendengarkan musik di rumah. 17 tahun belakangan berlalu sekilas dipikiranku seperti sebuah film, dan setiap hal kecil yang aku lalui dengan para member, aku ingat. Dan hal itu membuatku berpikir bahwa aku harus bekerja lebih keras. 

Meski semua member sudah memiliki aktivitas solo mereka masing-masing, tapi bukankah kalian merasa lebih enerjik saat berpromosi sebagai Shinhwa?
Andy:
Tentu saja. Kapanpun promosi Shinhwa dimulai, kami semua merasa “eusha eusha” (*berenergi). Dibandingkan dengan ketika kami sendiri, ketika kami berenam bersama, kami melengkapi satu sama lain. Kami merasa lebih tenang tapi kami juga merasa gugup saat kami come back sebagai Shinhwa. Dan karena kami selalu berganti konsep, setiap saat kami merilis album, kami harus melakukan banyak penelitian. 

Pendaftaran Shinhwa Changjo ke-10 baru-baru ini menjadi topik hangat. Untuk grup awet seperti Shinhwa, fans sepertinya lebih bermakna dari sekedar “fans”
Minwoo:
 Sudah agak lama sejak kami debut. Ada banyak orang yang kami temui, melalui pekerjaan, yang akan berkata, “Aku….dari Shinhwa Changjo generasi ke-sekian.” Dan selalu sulit untuk memberi jawaban kepada mereka ketika mereka bertanya, “Aku selalu mendukung kalian tapi tidakkah kalian akan membuka pendaftaran untuk Shinhwa Changjo lagi?” Jadi aku rasa, mampu membuka registrasi sekali lagi, akan menjadi hadiah yang bagus bagi para fans yang telah menunggu dalam diam dalam waktu yang lama. 

Eric: Selama ini, tanpa fanclub resmi, para fans telah bekerja melalui fansite member individu atau couple. Tapi karena sekali lagi ada Shinhwa Changjo, mereka semua berkumpul bersama. Dengan ide “Ayo lindungi posisi pertama Shinhwa”🙂 Kamu bisa merasakan komunitas fans atau fanclub individu para member menggerakkan dukungan. Kami memberi judul album ke-12 kami “We” dan rasanya menakjubkan bahkan fans sudah menjadi satu. 

Penampilan kalian di episode ke-800 “Inkigayo” belum lama ini juga menjadi topik diskusi hangat. Dibandingkan ketika kalian berpromosi dahulu, apakah atmosfer di stasiun TV sangat berbeda?
Andy:
 Staf maknae di tahun debut kami sudah dipromosikan ke posisi yang tinggi. Mereka adalah hyungs yang sering kami temui jadi kami juga membicarakan soal masa lalu. Daripada menjadi tidak nyaman, faktanya, suasana jadi lebih nyaman. 

Pasti ada banyak hoobae yang mengunjungi ruang tunggu kalian untuk memberikan salam.
Andy:
 Hal itu, sebenarnya, sungguh memalukan. Hahahaha.

Apakah ada kejadian yang patut diingat selama rekaman album? Apakah segala hal berjalan lancar?
Minwoo:
 Syukurlah segalanya berjalan lancar, tanpa ada kecelakaan besar. Meski rasanya perilisan album kali ini agak terlambat, tapi itu karena kasih sayang para member terhadap promosi Shinhwa sangat kuat. Karena kualitas album. Para member semua sangat puas dengan hasilnya. 

Andy: Aku rasa tidak ada kejadian yang patut diingat. Sama saja dengan seluruh member. Karena kami semua adalah tipe orang yang begitu kami fokus pada sesuatu, kami akan berkonsentrasi penuh. 
Dongwan: Minwoo memimpin sebagian besar proses produksi kali ini. 
Eric: Minwoo melakukan sebagian besar produksi. Dia datang ke studio paling pagi dan pergi paling akhir. Pemilihan lagu, pasca-produksi, mastering, dan bahkan mixing, dia berpartisipasi dalam semua itu. 
Minwoo: Untuk produksi, Eric dan aku bertanggung jawab atas hal itu dalam album ke-10 kami. Kali ini, Eric bergabung di produksi album agak terlambat karena dramanya. Karena itulah, secara alami, lebih banyak hal yang menjadi tanggung jawabku. Dan para member memberiku kekuatan. 

Apa yang biasanya kamu lakukan sebagai seorang produser?
Minwoo
: Aku memilih lagu yang paling cocok dengan para member. Kali ini, daripada lagu-lagu yang kami tulis sendiri, kami mengumpulkan banyak lagu yang ditulis orang lain, dan kira-kira ada 600 lagu, yang kami seleksi hingga menjadi 10 lagu. 

Apakah kamu secara pribadi mendengarkan seluruh 600 lagu dan menyeleksi mereka?
Minwoo:
Ya. Aku memperdengarkan lagu pilihanku kepada para member setelah tahap 1 seleksi, dan setelah mendengarkan opini para member, aku menyeleksi mereka lagi. Begitulah caranya. Sekarang, daripada menulis lagu, lebih menyenangkan melihat gambaran keseluruhan album, keseluruhan konsep. 

Eric adalah leader. Apakah yang kamu pikirkan saat menyiapkan album ini?
Eric:
 Sebenarnya, aku agak sungkan dengan member lain. Aku seharusnya bekerja keras bersama Minwoo sebagai produser tapi karena drama <Discovery Of Romance>, aku tidak bisa berpartisipasi sebanyak sebelumnya. Merekam bagianku atau mengikuti tarian adalah hal-hal yang bisa aku lakukan sendiri tapi ada saat dimana aku harus bersama member lain, tapi aku tidak bisa, jadi aku meminta pengertian mereka terlebih dahulu. Aku berhasil menyelesaikan <Discovery Of Romance> dengan gembiara karena seluruh member dengan sigap berkata, “Aku harap drama-mu berhasil.” 

Jadi persiapan album sudah dimulai ketika kamu menerima tawaran untuk drama?
Eric:
 Tentu saja. Kami merencanakan rencana setahun sejak setahun sebelumnya. 

Eric menerima penghargaan berkat drama tersebut. Drama itu sangat realistis.
Eric:
Benar.Tidak ada sebuah tragedi besar didalamnya, tapi ini adalah sebuah kisah yang bisa terjadi disekitar kita. Baik dialog atau situasinya, mereka tidak eksplisit ataupun dibuat-buat. Aku juga, sebagai penonton, menyukai drama seperti itu. Sejujurnya, ketika para penonton sebuah drama, mereka tidak berpikir, “Aku harus belajar sesuatu dari drama ini.” Mereka menonton drama dengan nyaman setelah makan malam dan sambil makan buah. Karena itulah aku rasa tidak perlu ada sesuatu yang terlalu besar. Selama kalian bisa merasuk ke dalam momen drama, bersimpati atas situasi di drama dan hal itu membuatmu tersenyum, maka inilah yang menurutku sebuah drama yang bagus. Dan berdasarkan hal itu, aku berpikir bahwa “Akan bagus jika aku berakting drama seperti ini” dari ketika aku membaca naskah untuk <Discovery Of Romance>.

Pada akhirnya, sepertinya berakting drama ini adalah sebuah keputusan bagus.
Eric:
Ya. Sebenarnya, sebelum aku syuting drama ini, drama yang paling aku sukai secara pribadi adalah <Que Sera Sera>. Aku berakting dalam <Discovery Of Romance> berpikir bahwa mungkin aku mampu menebus kekuranganku dahulu melalui drama ini, tapi drama ini sungguh menyenangkan. Karena Jung Yoomi juga, yang aku sukai sebagai aktor, berakting sebagai lawan mainku. Sekarang drama yang paling aku sukai adalah <Discovery Of Romance>.

Andy saat ini aktif sebagai seorang produser. Agak berbeda, berdiri diatas panggung sendirian dan menempatkan seseorang diatas panggung.
Andy:
 Sejujurnya, menyuruh orang untuk melakukan sesuatu itu mudah. Hahahaha. Meski aku telah berpromosi selama 17 tahun, menjadi produser adalah pekerjaan yang membiarkanku melakukan berbagai hal yang sebelumnya aku tidak mampu. Hal yang aku rasakan saat melakukan pekerjaanku adalah bahwa orang-orang zaman sekarang lebih dewasa dari umur mereka. Dan mereka memiliki pola pikir bahwa “Ini adalah satu-satunya jalan bagiku.” 

Apakah situasi ini sama dengan Shinhwa dahulu?
Andy:
Ya. Tapi belakangan, dibandingkan dulu, benar-benar banyak grup yang debut, kan? Tekanannya akan berbeda. Semua orang sangat bagus. Karena mereka melalui banyak persiapan sebelum debut. Karena itulah, ketika aku mempersiapkan sebuah grup, aku bersiap untuk sebuah peperangan panjang. 

Dongwan, kau benar-benar aktif di berbagai bidang, dari promosi Shinhwa ke film, musikal, drama TV, dll. Pesona apakah yang masing-masing kegiatan miliki?
Dongwan
: Aku baru memikirkan soal ini kemarin. Sulit untuk memberikan jawaban tunggal ketika pacarmu bertanya, “Oppa, mengapa kamu menyukaiku?”, kan? Faktanya, jika kamu tidak terlalu menyukainya, akan mudah untuk berkata hal semacam ‘karena kamu cantik’, ‘karena kakimu bagus’ dll. Aku menyukai mereka tapi alasannya benar-benar hanya karena aku ‘suka’. Aku suka karena aku bisa melebur didalamnya semakin lama aku melakukannya. Meski masing-masing bidang memiliki pesona mereka tersendiri, fakta bahwa aku begitu menyukainya sama saja. Dan ini-lah letak kesenangannya. 

Minwoo, dibandingkan dengan member lain, kamu lebih fokus pada musik. Apa bedanya musik yang kau persembahkan sebagai M dan sebagai Shinhwa?
Minwoo:
Hmm. Musik Shinhwa yang aku bayangkan lebih sophicasted, dan seperti nama Shinhwa, ada kelas tersendiri didalamnya. Disisi lain, musik M lebih free stule. Tidak bisa diklasifikasikan ke dalam satu genre. 

Apakah kamu mengerjakan musik yang kamu inginkan pada saat ini?
Minwoo:
 Orang mengganti pakaian mereka berdasarkan cuaca. Tapi aku tidak terlalu peduli apa yang dipikirkan orang mengenaiku. Tapi album Shinhwa membuatku berpikir dalam-dalam. Album M hanya dibuat tanpa banyak berpikir hahaha. 

Rasa puas juga lebih tinggi ketika kau melakukan hal seperti itu kan?
Minwoo:
Ya. Aku tidak memiliki banyak penyesalan saat mengerjakan mereka. Aku akan berpikir, “Jadi ada musik seperti ini juga.” 

Meski Shinhwa telah berpromosi bersama dan secara solo selama 17 tahun, bukannya kamu tidak memahami alasan mengapa ada banyak tim yang terpecah ditengah jalan kan?
MInwoo:
 Tentu saja. Jelas mengapa mereka menjadi seperti itu. 

Bukannya Shinhwa tidak pernah menghadapi krisis tapi kalian bisa melalui saat-saat itu kan?
Minwoo:
 Tentu saja jika kami tidak memiliki pandangan yang sama akan beberapa hal dan tidak menyukai satu sama lain, tidak ada alasan bagi kami untuk terus bersama. Tapi, sejujurnya, saat aku berpromosi sebagai Shinhwa, aku tidak memiliki pemikiran semacam itu. Tidak ada seorang member pun yang emosinya meledak-ledak sepihak atau secara emosional. Dan aku rasa inilah salah satu alasan mengapa kami bisa bertahan lama. Meski pekerjaan menjadi makin melelahkan, secara mengejutkan, aku justru makin berpikir bahwa “Untunglah aku punya Shinhwa. Sangat bagus, tidak ada alasan bagiku untuk mencari sesuatu yang lebih baik.” Melihat tim yang terpecah ditengah jalan, sangat jelas bahwa mereka berpisah karena sering berselisih paham dan mulai dari situlah, beberapa hal mulai tidak berjalan mulus. Hal itu adala hal yang berbeda dengan bertengkar saat masalah sedang terjadi. Tidak ada satu saatpun dimana kami berenam berselisih paham (*saling salah paham). 

Ini hampir seperti keajaiban. Mempertahankan sebuah persahabatan selama lebih dari 10 tahun saja sudah sulit.
Minwoo:
 Benar. Aku berpikir bahwa kami beruntung. 

Junjin: Saat berpromosi, ada saat-saat melelahkan. Tapi secara mengejutkan, promosi Shinhwa seperti saat untuk mengisi baterai. Kami sangat kompatibel. 

Kalau begitu, ini pertanyaan terakhir.
Junjin:
Ah, asudah selesai?

Hyesung: Kenapa kamu jadi sebal? hahaha 

Apa yang paling kamu nantikan saat masa promosi kali ini dimulai?
Hyesung
: Mungkin jawaban ini terkesan klise tapi secara pribadi, saat aku berjalan menuruni panggung setelah menyelesaikan performance pertama kami, hal yang aku paling ingin ketahui adalah bagaimana reaksi orang ketika mereka mendengarkan lagu kami untuk pertama kalinya. Aku sangat mengantisipasinya. Kami syuting video musik beberapa waktu lalu, dan aku sangat gugup pada saat itu. Hanya ada staf dan produser kami tapi aku ingin tahu apa yang mereka pikirkan soal lagu kami. 

Junjin: Meski semua penyanyi akan memikirkan hal yang sama, aku harap hal yang ingin kami sampaikan bisa diterima secara penuh oleh publik. Meski lebih bagus kalau pemikiran kami bisa disatukan, aku harap meski tanpa hal itu, apa yang kami pikirkan atau ingin kami sampaikan bisa tersampaikan dan diapresiasi. 

sr: Gracia Korea March 2015
Photo sr as in picture.
Eng translation by malpabo.tumblr.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s