[REVIEW] “Memory” Lagu Shinhwa Untuk Fans (030215)

tumblr_inline_nj7d3oMqQQ1rb7x3v

Ada hal-hal yang hanya akan diingat samar-samar seiring berjalannya waktu. Tapi ada hal-hal yang diingat makin jelas seiring dengan berjalannya waktu. Tanpa sadar, Shinhwa sudah berbagi 18 tahun memori dengan fans mereka dan telah menjadi sesuatu yang tak terlupakan.

Grup Shinhwa pre-release “Memory” pada 3 Februari, sebuah lagu dari album ke-12 mereka ‘We’. Sebelum comeback Shinhwa dalam 1 tahun dan 9 bulan, setelah album ke-11 ‘The Classic’ pada 2013, grup ini mengungkapkan emosi mereka melalui sebuah lagu ballad. Disebut sebagai ‘lagu untuk fans’, Shinhwa memilih untuk menggunakan genre pop ballad untuk menyampaikan pemikiran mereka pada fans.

‘Memory’ dibuat oleh tim komposer e.one, oleh vokalis V.O.S Choi Hyunjun dan komposer Jung HoHyun. Tim ini sebelumnya sudah bekerja sama dengan Shinee Jonghyun, SM The Ballad, APink dan Fly To The Sky dll. Suara yang luas dan terkesan mewah namun dengan aransemen yang menegangkan, berbaur sempurna dengan suara para member.

‘Memory’ melihat kembali perasaan dan kenangan mereka dengan tenang. Waktu yang telah berlalu diekspresikan sebagai ‘secret note’. Lagu ini dibuka dengan sebuah pengakuan yang kesepian, dengan “Memories that soundlessly stop, pieces that become faint, the traces amongst the passing people, within an empty space my heart is tired from the feeling of emptiness.”

Sehari atau dua hari akhirnya berlalu, dan mereka perlahan menjadi lebih lelah. Dan janji-janji mereka telah memudar. Bahkan kepingan memori yang terukir di hati merekapun sudah pergi lebih jauh. Meski begitu, di tengah kenangan yang memudar, di tengah kenangan yang ternoda, mereka mendengar suara kalian, mereka melihat senyuman kalian, dan mereka merasakan tangan-tangan yang dahulu berpegangan erat.

Perubahan vokal Hyesung, Minwoo dan Dongwan, mengeluarkan mood emosional. Dan rap Junjin, Eric, dan Andy ditempatkan ditengah-tengah, lebih jauh menyampaikan emosi lagu ini.

Dengan nada memohon mereka berkata, “If you call me again I see the faint memories, if you shine on me again” namun mereka berbalik pergi lagi dengan mengatakan, “I look far away again, it’s too much for me to even breath even more, I can’t see what’s important, a grumble mixed with a sigh, now I just want to give up.” Namun, perlahan mereka mengakui realita bahwa mereka tidak mampu menghapus kenangan mereka dengan “I hear you calling me, I Feel You, I feel you right in front of me, like yesterday, like the globe circling, let’s leave for that nostalgic neighborhood”

Video musik untuk ‘Memory’ dibuat dengan potongan-potongan gambar dari konser mereka di Agustus 2013. Foto-foto konser diputar bergantian dengan foto-foto yang sebelumnya belum pernah terlihat. Seorang anak kecil berlarian di sepanjang pinggiran pantai musim dingin yang muncul di antara foto-foto konser, menimbulkan kesan sedih. Lirik yang ditambahkan di dalam video lebih jauh memunculkan kesan ‘lagu untuk fans’.

main_visual_150203

sr: TVReport
Eng Translation by malpabo.tumblr.com

===========================================

[Hot 100 New Songs] Shinhwa menciptakan, dan fans mengingat ‘Memory’ mereka 

– Shinhwa meningkatkan antisipasi terhadap comeback mereka dengan sebuah lagu yang didedikasikan untuk fans mereka

Shinhwa telah berhasil untuk tetap bersama selama ini karena fans setia mereka. ‘Memory’, lagu yang dirilis grup ini pada 3 Februari sebelum comeback resmi mereka pada akhir bulan ini, didedikasikan untuk fans-fans tersebut.

‘Memory’ dirilis pada siang hari pada tanggal 3 melalui berbagai situs musik. Lagu ini mengandung rekaman dan kenangan 17 tahun karir Shinhwa. Shinhwa dikenal sebagai sebuah dance group, namun lagu ini membuktikan bahwa mereka juga memiliki kemampuan mumpuni untuk ballad.

Suara Lee Minwoo dan Kim Dongwan, dipimpin oleh vokalis utama, Shin Hyesung, bersinar dengan usaha mereka selama 17 tahun dalam ‘Memory’. Lagu ini memiliki melodi yang bisa terdengar kurang enak di telinga jika para vokalis tidak mampu menyanyikan bagian mereka, tapi masing-masing member berhasil melakukannya. Rap Eric, Andy, dan Junjin juga berhasil membuat ‘Memory’ sebuah lagu ballad bagus yang mampu berdiri sendiri.

Yang paling mengesankan dari lagu ini adalah liriknya, yang mengekspresikan bagaimana perasaan Shinhwa pada fans mereka. Bagian chorus: ‘I hear your voice / In our faded memories / It wakes me / It takes me somewhere / I hear your voice / In our blotted memories / They alight softly then leave / In my heart, our Memory’, mengekspresikan bagaimana berterima kasihnya grup ini untuk memiliki fans yang berbagi kenangan dengan mereka. Bahkan untuk pendengar yang bukan merupakan fans mereka, liriknya menggugah mereka untuk mengenang kembali kenangan indah mereka.

Video musiknya membuat pesan ‘Memory’ semakin jelas. Video tersebut menunjukkan persiapan Shinhwa untuk konser mereka dan bagaimana mereka akhirnya tampil di hadapan fans. Menjelang akhir video, para member memeluk satu sama lain dalam sebuah group hug dan mengangkat jempol mereka untuk fans, sangat sesuai dengan liriknya.

Hadiah Shinhwa tidak berakhir disini. Grup ini akan merilis album ke-12 mereka ‘We’, album pertama mereka dalam satu tahun dan sembilan bulan. ‘Memory’ hanyalah salah satu bagian dari full album mendatang. Karena itu, fans Shinhwa selama 17 tahun sangat menantikan album Shinhwa.

Source: The Fact + ShinhwaStuff (eng)

===========================================

[New songs at noon] Shinhwa dan kerinduan dalam penantian… ‘Memori’ yang mereka bagi

Shinhwa dan fans mereka mungkin sudah sangat merindukan suara satu sama lain. Shinhwa merindukan suara dukungan fans mereka, dan fans juga sudah menantikan lagu baru dari grup ini begitu lama. Kerinduan mereka terhadap satu sama lain, kedua belah pihak yang berbagi kenangan yang sama, menyentuh hati para pendengar. Lagu baru Shinhwa ‘Memory’, dalam hal ini, sepertinya merupakan sebuah hadiah untuk keduanya.

Shinhwa merilis ‘Memory’ dari album ke-12 mereka ‘We’ melalui berbagai situs musik di siang hari pada 3 Februari.

Lagu ini adalah lagu ballad yang mengekspresikan rasa terima kasih mereka terhadap fans. Lagu ini ditulis oleh e.one, tim komposer yang terdiri atas V.O.S Choi Hyunjoon dan Jung Hohyun.

Lagu ini dipenuhi oleh emosi. Kerinduan yang ditunjukkan oleh grup ini kepada fans adalah hal yang memenuhi hati para pendengarnya. Suara mendalam dan bertaut satu sama lain, aransemen megah, berbaur menjadi satu dengan suara para member untuk membawa kembali kenangan lama.

Video musik yang dirilis bersamaan dengan lagu ini menunjukkan klip dari konser grup ini dan juga lirik yang mengekspresikan bagaimana perasaan para member, memperkuat emosi di dalamnya.

Lirik seperti ‘I hear your voice / In our faded memories / It wakes me / It takes me somewhere’ dan ‘Let’s hold hands and leave for a while’ bahkan merasuk lebih dalam.

Shinhwa membawa kembali kenangan, tidak hanya untuk fans mereka tapi juga untuk mereka. Fans sekarang makin menantikan comeback mereka yang dijadwalkan pada akhir Februari.

Source: Osen + ShinhwaStuff (eng)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s