[BERITA] Idol Maknae: Member ‘Sakral’ dalam Grup (171214)

Mereka dari generasi kakek nenek sering berkata bahwa begitu kalian bekerja di masyarakat, dua atau tiga tahun lebih tua atau lebih muda dari seseorang bukan masalah. karena di lingkungan kerja, kalian bisa terhindar dari peran sebagai pendatang baru dengan merangkak naik tangga karir melalui promosi. Namun, ada orang-orang yang selalu akan berperan sebagai rookies: idol maknae.

Apa yang bisa mereka lakukan? Mereka terlahir seperti ini. Meski mereka mungkin anak tertua di keluarga mereka, di dalam grup, adalah member ‘cute’ yang selalu diperlakukan seperti itu oleh para hyungnya. Mereka jarang mendapat kesempatan bicara di wawancara dan bahkan ketika mereka bicara, mereka diganggu oleh para hyung yang menggoda mereka dengan menyorongkan mic di wajah mereka.

Apakah ada hal yang berubah bagi mereka saat mereka bertambah umur? Mari lihat Andy (33 tahun), maknae dari grup idol terawet di Korea ‘Shinhwa’. Di tempat kerja normal manapun, dia setidaknya pasti sudah menjadi Deputy Chief dengan banyak anak buah untuk diperintah. Namun, idol maknae tidak pernah mendapat promosi dan pastinya tidak pernah mendapat anak buah satupun. Sebagai gantinya, Andy memiliki hyungs-nya yang tidak dewasa, berteriak “Lakukan ini untuk kami, Andy!” saat mereka bermain-main ketika mereka seharusnya membuat sebuah rakit. Tidak ada yang berubah bagi Andy, masih sama seperti 17 tahun lalu ketika Minwoo hyung mencuri celana dalamnya. Dia berusia di pertengahan 30, dan dia masih seorang maknae.

Karena idol debut di usia muda dan menarik fans baru seiring dengan semakin dalamnya hubungan para member, posisi maknae sangat penting. Maknae biasanya tidak terlalu lebih muda dari member tertua di grup. ‘Posisi’ seperti ini pada awalnya terkesan memberatkan di dunia dimana kamu hars terlihat mencolok, tapi member-member ini melakukan hal tersebut untuk teman mereka.

Dan begitulah, fans memperlakukan maknae grup sebagai maknae mereka, leader seperti leader. Fans remaja memperlakukan maknae Shinee, Taemin, yang jauh lebih tua dari mereka seperti bayi lucu, menghadiahkan bando warna-warni padanya. Meski para maknae sebenarnya lebih tua dari sebagian fans, maknae adalah maknae bagi fans karena mereka diperlakukan seperti itu oleh para hyung.

Leader Shinhwa, Eric, adalah contoh baik dari seorang leader yang memerankan peranannya dengan sukses. Meski tiga membernya berusia sama, dia adalah orang yang memimpin mereka ketika Shinhwa meninggalkan agensi pertama mereka, SM. Kisah bagaimana dia belajar masalah hukum dan berjuang untuk grupnya dikisahkan berulang-ulang diantara para fans seperti sebuah legenda.

Ketika para member dari sebuah grup memerankan peran mereka dengan sukses dan tidak mencoba untuk menonjolkan diri, pastinya mereka akan berakhir memperkuat ikatan mereka dengan grup. Para fans internasional juga memahami hal ini, dan menanyakan hal seperti, ‘Siapa yang tertua dan siapa yang ‘maknae’?’

[Photo omitted]

Fans suka mendalami hubungan antara maknae dan leader, atau biasa disebut ‘Maknae-Leader line’. Sebuah video dimana seorang leader membantu maknae yang kehausan untuk minum, membuat fans menggila.

Hal ini tidak berhenti disini. Fans suka untuk mengikat para member dalam berbagai  ‘line’, seperti ‘best friend line’, ‘maknae line’, ‘79 line’, dan lainnya. Makin banyak line dalam sebuah grup,makin banyak kenangan yang akan diberikan mereka pada fans. Tidak masalah apakah peranan ini diberikan kepada para member untuk agensi mereka atau apakah hal itu terjadi begitu saja. Chemistry diantara line ini membuat para fans gembira.

Inilah dimana peranan maknae menjadi spesial. Maknae spesial karena mereka akan selalu menjadi maknae selama tim tetap bersama; mereka akan selalu menjadi member yang disayang dan dilindungi member lain dan fans. Fans merasa nyaman ketika mereka melihat maknae mengumpulkan keberanian mereka karena dukungan dari para hyung dan melakukan hal spesial didepan kamera, atau ketika mereka melihat bahwa maknae mereka didukung oleh tim mereka hingga mereka tumbuh menjadi penyanyi yang lebih baik.

Itulah bagaimana maknae menjadi member yang ‘sakral’ dari sebuah grup. Meski mereka bukanlah member ‘favorit’ semua orang, mereka tidak bisa dikritik, dan mereka diperlakukan seolah mereka spesial bagi orang lain. Eksistensi dari seorang maknae saja sudah cukup untuk membuat grup menjadi hebat! Lupakan sejenak mengenai peran sesungguhnya antara lelaki dewasa dan wanita. Kau membuat tim kami spesial karena kaulah maknae-nya! Aku harap, sebagai fans, bahwa kamu akan mendapatkan bagian rap lebih banyak di album selanjutnya. I love you, Andy oppa. (Malu)

Source: Sisa IN

Eng trans by ShinhwaStuff

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s