[WAWANCARA] ‘Discovery of Romance’ = ‘Discovery of Eric’ (171014)

tumblr_inline_ndl3aqLgBl1rb7x3v

Eric yang ditemui di kehidupan nyata berbeda dari pria yang kita lihat di media. Dia sangat hati-hati, dan karena itu terlihat serius, dan kadang, bahkan kelihatan malu. Drama televisi telah menampilkan Eric sebagai seorang pria yang mengatakan kalimat cheesy semacam “Do you smell something burning? My heart is burning” dengan mudah tapi di kehidupan nyata, Eric sepertinya merupakan seorang pria yang lebih baik mati daripada mengatakan hal semacam itu.

Untuk memberikan jawaban netral, dia membutuhkan waktu cukup lama untuk mengorganisir pemikirannya, bahkan untuk pertanyaan-pertanyaan yang jawabannya bisa diprediksi, dan hal ini juga merupakan bukti untuk menunjukkan bahwa dia cukup jujur ketika dia menjawab “No comment” atau “Rahasia” untuk pertanyaan-pertanyaan tertentu. Dibandingkan dengan jawaban yang dikemas dengan apik dan terdengar bagus, untuk pria seperti Eric, bicara sejujurnya sudah merupakan sesuatu yang pasti, dan diakhir wawancara, dia berkata, “Aku ingin dikenang sebagai pria yang baik,” dan hal ini membuatku berpikir bahwa siapapun yang bertemu dengannya, pastinya dan tentunya akan mengenangnya sebagai pria yang baik. 

tumblr_inline_ndl39mmGDu1rb7x3v

Q. KBS2 drama Discovery Of Romance” belakangan ini berakhir. Bagaimana kamu melewatkan waktumu setelah drama berakhir?

Eric: Aku pergi ke sauna dengan orangtuaku. Juga ada reservist training haha. Ah, setelah drama selesai, kami semua pergi untuk MT dan aku banyak menderita setelah minum-minum, yang sementara waktu aku hentikan. Karena itu aku pergi memulihkan diri ke rumah orangtuaku.

Q. Sepertinya kamu adalah anak lelaki yang cukup penyayang. Karena kamu bahkan pergi ke sauna dengan orangtuamu.
Eric:
 Nggak juga. Kalau aku dirumah dengan mereka, aku tidak terlalu banyak bicara dan kami pergi ke sauna karena rasanya kami harus melakukan sesuatu.

Q. Meski ada komentar mengenai rating drama yang tidak terlalu bagus, secara umu, drama ini adalah drama yang cukup dipuji. Apakah kamu puas? 
Eric:
 Puas. Akan lebih sempurna jika ratingnya bagus tapi jika aku harus memilih antara dua hal ini di situasi sekarang, aku lebih suka situasi sekarang. Aku sangat puas. Dan sesungguhnya, aku memberikan yang terbaik. Tidak pernah ada pekerjaan yang membuatku se-antusias ini, dan meski ada satu alasan untuk tiap proyek yang aku kerjakan, tidak pernah sebelumnya alasan tersebut hanya untuk diriku sendiri. Aku berpikir, “Berikan yang terbaik, tanpa penyesalan; coba lepaskan dirimu.” tapi dalam realita, hal ini tidak terlalu berjalan sempurna.

Q. Dalam aspek apakah yang menurutmu tidak berjalan sempurna?
Eric:
Yang paling mengena adalah ketika Sutradara Han Hee (drama ‘Super Rookie’) pernah berkata, “Baca dialognya berkali-kali dan setelah kamu menguasainya, lupakan semua itu di lokasi syuting.” Tapi hal ini paling sulit untuk dilakukan. Kami tidak hanya harus melakukan pengambilan gambar penuh sekali dan sebuah 2-shot, kami harus melakukan berbagai angle kemudian berhenti dan melakukannya lagi, proses perubahan antara realita dan drama membuatku sulit untuk melepaskan diriku. Aku berkata aku akan melakukan yang terbaik tapi aku merasa menyesal di setiap adegan. Meski begitu, ketika menonton acaranya, aku rasa hasilnya lebih bagus daripada yang sudah aku lakukan.

Q. Kenapa kamu menyebut dirimu adalah alasan untuk berakting di ‘Discovery Of Romance’?
Eric:
 Aku ingin bersikap keras kepala mengenai hal yang ingin aku lakukan.

Q. Apakah kekeras-kepalaan itu untuk genre-nya, atau karakternya?
Eric:
Dibandingkan memiliki keinginan atas sebuah karya, ada hal yang bisa aku lakukan sebagai aktor dan aku ingin lakukan sebagai seorang aktor, dan hampir tidak pernah ada masa dimana keduanya bisa berjalan bersama di saat yang sama. Tapi kali ini, hanya untuk drama ini, dramanya sendiri sangat menyenangkan, dan aku rasa aku bisa melakukannya jika aku bekerja keras. Faktanya, awalnya aku menolak drama ini karena situasi Shinhwa tapi aku memutuskan bergabung kembali setelah mengatakan pada produser ‘Maafkan aku, tolong pakai aku.’

Q. Pernahkan kamu menonton proyek drama sebelumnya dari penulis Jung Hyunjung? 
Eric:
 Aku ingin melakukannya sekarang. Sebenarnya, sebelum aku berakting dalam drama, aku cenderung menonton karya sebelumnya milik sutradara dan penulis naskah, untuk menghetahui preferensi mereka. Tapi kali ini, secara pribadi aku bertemu dengan sutradara Kim Sungyoon lebih dari 10 kali dan saat bicara, dia memberitahuku untuk tidak mencari tahu soal karya sebelumnya milik penulis naskah. Sutradaranya juga bilang bahwa dia belum menontonnya. Karena karya-karyanya berhasil, sutradara khawatir kalau aku akan mengopinya tanpa sadar. Tapi sekarang drama sudah berakhir, aku sangat penasaran jadi aku ingin mencari tahu. Awalnya, naskahnya sangat menarik, dan bahkan di akhir drama, ketika waktunya sangat mepet, naskahnya sangat memuaskan dan memiliki hasil akhir bagus jadi secara alami aku penasaran mengenai karya-nya sebelumnya.

Q. Aktris Jung Yoomi sudah berpengalaman bekerja dengan Penulis Jung. Apakah dia memberimu tips?
Eric:
Jung Yoomi bukan tipe yang suka memberi nasehat. Jung Yoomi, apa yang harus aku katakan, bukanlah aktris yang berakting berdasarkan buku teks, dia memiliki feeling yang sangat polos dan bagai berlian. Dibandingkan dengan berakting secara kaku, tidak seperti aktor-aktor yang bekerja denganku sebelumnya, aku merasa dia seperti cermin. Bahkan ketika dia tidak disorot kamera, dia akan merefleksikan apa yang aku lakukan secara otomatis. Reaksi-reaksinya sangat bagus.

Q. Tapi, seperti seringai Taeha di adegan terakhir, tidak terlihat seperti akting. Apakah hal itu sesuatu yang diciptakan di lokasi setelah dipengaruhi oleh Jung Yoomi? 
Eric:
 Tidak, ada banyak hal yang aku lakukan sudah diperhitungkan sebelumnya. Aku mengikuti naskah dengan seksama dan mencoba untuk mengekspresikan 90% sesuai yang tertulis; kata-kata dan ekspresinya, aku ingin mengekspresikan hal-hal itu dengan cermat. Perasaanku saat membaca naskah saja sudah bagus, dan aku tidak ingin menutupinya dengan versiku sendiri, jadi aku ingin mengekspresikannya sesuai naskah. Ada banyak orang yang berpikir seringai di adegan terakhir adalah impromptu, tapi sebenarnya hal itu tertulis di naskah.

 

tumblr_inline_ndl3aca3vb1rb7x3v

Q. Bagaimana naskah Penulis Jung berbeda dari penulis lain?
Eric:
Sebelum aku mulai mengerjakan drama ini, aku rasa ada banyak bagian yang terasa seperti kisahku sendiri. Jika perasaan yang aku dapat dari naskah disampaikan pada orang lain, aku rasa meski dalam hal rating tidak akan sukses besar, drama ini akan menjadi drama yang meninggalkan kesan mendalam. Dan aku rasa drama ini lebih baik daripada yang aku kira.

Q. Kelemahan karakter Taeha yang kau perankan kali ini, terasa berbeda dari karakter yang kau perankan di “Phoenix” atau “Super Rookie”. Bagaimana perasaanmu, sebagai aktornya? 
Eric:
Ada sesuatu yang nyaman. Namun, aku adalah tipe yang akan merasa tidak nyaman hingga akhir drama, tidak peduli karakter apapun yang aku mainkan. Karena aku melakukannya dalam keadaan tegang. Dan ada sesuatu yang bisa diliat dari seluruh karakter yang pernah aku perankan, bahkan di Taeha dan karakterku dari drama “Phoenix” dan “Super Rookie”. Karena ada batasan akan akting yang bisa aku lakukan. Tapi di drama sebelumnya, aku menunjukkan sebuah karakter yang lebih terasa satu dimensional, dan kali ini, aku merasa karakter Taeha lebih seperti orang yang sesungguhnya. Sebagai seorang manusia, entah bagaimana kita pasti akan memiliki sisi diri kita yang mirip Taeha, mirip Hajin, dan mirip Yeoreum, tapidi beberapa karakter sebelumnya, jika karakter tersebut adalah pria tangguh, hanya ketangguhan yang ditunjukkan, jika karakter tersebut romantis, hanya sisi romantis yang ditunjukkan. Kali ini, terasa lebih natural. Meski begitu, bahkan Taeha juga memiliki dialog seperti “Langit akan runtuh” hahaha. Ketika kami menerima naskahnya, sutradara dan Yoomi bertanya bagaimana aku akan melakukannya. Setelah berakting dan berlatih dalam “Phoenix”, aku berkata, “Aku lakukan saja.”

Q. Sepertinya tidak ada trauma dari dialog problematik di ‘Phoenix’
Eric:
 Aku bahkan mengatakan dialog yang lebih sulit dan lebih gombal sebelum ‘Phoenix’. Semua itu menjadi proses latihan.

Q. Jika memikirkan soal itu, hingga sekarang, bagaimana media menggambarkanmu sebagai sosok yang lebih mirip Hajin daripada Taeha. 
Eric:
Namun, aku selalu menerima karakter yang tangguh, atau jahil dan kekanakan. Kali ini, setelah kami bertemu, aku dengar dari Sutradara, “Setelah melihatmu beberapa kali, Hajin terlihat seperti Taeha dan Taeha terlihat seperti Hajin,” Dan untuk jaga-jaga, aku bahkan terus berlatih dialog Ha Jin.

Q. Lalu, di kehidupan nyata, kamu lebih mirip siapa?
Eric:
Dari luar, Taeha. Tapi begitu kamu mengenalku, Hajin.

Q. Apakah ada sesuatu yang berubah dalam pandanganmu mengenai percintaan setelah berakting di drama ini?
Eric:
Dibandingkan apakah pandanganku akan cinta berubah, aku rasa aku lebih banyak belajar mengenai apa yang dipikirkan oleh pihak lain. Pada beberapa hal dimana aku merasa bersimpati, seolah itu adalah situasiku yang sesungguhnya, simpatiku tidak berhenti pada “Wow, mirip denganku” tapi aku bisa memahami lebih banyak mengenai “jadi inilah yang dirasakan orang lain dalam situasi semacam ini.”

Q. Orang seperti apakah dirimu dalam hubungan cinta?
Eric:
 Aku bukan orang yang melakukan banyak skinship atau sangat lembut, aku cenderung lebih jahil. Dalam sebuah hubungan, daripada memperlakukan pacar seperti pacar, rasanya lebih seperti memiliki sahabat. Seseorang yang membuatku merasa nyaman. Seseorang yang bisa bermain bersamaku.

Q. Adakah sesuatu yang membuatmu berpikir bahwa kamu tidak akan melakukan hal semacam itu saat berakting sebagai Taeha?
Eric:
Ada beberapa hal, tapi itu rahasia. Sebut saja hal-hal seperti mengatakan, “Langit akan runtuh.”

Q. Aku jadi penasaran hahaha. Kalau begitu, apakah kamu memahami kasus dimana orang kembali bersama dengan mantan mereka? 
Eric:
Dia berbeda denganku dalam hal ini juga. Sejujurnya, menjelang akhir, Taeha putus dengan Yeoreum beberapa kali tapi aku rasa Taeha tidak memiliki alasan apapun untuk melepaskan Yeoreum. Taeha tidak tahu bahwa Hajin adalah pria yang baik. Dari sudut pandang Taeha, kesan pertamanya akan Hajin adalah seorang pria yang pergi ke kencan buta, pria yang suka selingkuh. Jika hal ini tidak berubah, maka tidak ada alasan untuk melepaskan Yeoreum. Tapi ada beberapa bagian yang berbeda dari sinopsis awal karena berbagai situasi, dan aku rasa, dari sudut pandang Taeha, ini adalah suatu situasi dimana dia benar-benar tidak bisa melepaskan Yeoreum.

tumblr_inline_ndl3aqLgBl1rb7x3v


Q. Sebagai seorang pria, apa pendapatmu soal wanita seperti Yeoreum?
Eric:
Tentu tidak baik. Dia egois. Dalam sebuah hubungan, jika kedua pihak egois, hubungan tidak akan bertahan lama. Salah satu harus menerima hal itu, dalam batasan tertentu, tapi semua orang pasti berharap segala hal berjalan sesuai kemauan mereka. Karena tidak seorang pun ingin hanya menerima keegoisan orang lain seumur hidupnya.

Q. Bagian mana dari hubungan cinta yang kamu suka, awalnya? Atau, seperti narasi Taeha di bagian akhir, bagian dimana klimaks romansa sudah berakhir dan kamu bisa bercanda dengan satu sama lain?
Eric:
Hingga sekarang, aku suka tahap awal. Jika harus memilih diantara dua pilihan, aku pilih tahap awal.

Q. Aku rasa ini belum waktunya kamu menikah?
Eric:
Aku ingin tapi tidak sampai sangat sangat menginginkannya. Aku cukup tua. Aku rasa aku akan menikah sebelum usia 40 tahun.

Q. Belakangan ini, banyak idol generasi pertama menikah tapi setelah aku lihat, satupun member Shinhwa belum ada yang menikah. Bahkan Suju juga akan menikah.
Eric:
Tanpa memandang keunikan pekerjaanku, aku rasa pernikahan adalah sesuatu yang sulit untuk semua orang. Sepertinya situasi juga tidak memperbolehkanku bertemu dengan wanita yang baik.

Q. Member Shinhwa mana yang sepertinya akan menikah duluan?
Eric:
Meski mereka semua bilang ingin menikah, aku duluan! Aku ingin menikah duluan.

Q. Apakah kamu sedang berkencan sekarang?
Eric:
Tidak ada untuk sekarang hahaha. Aku rasa aku akan menikahi orang yang dikenalkan orangtua padaku.

Q. Drama Penulis Jung disebut sebagai buku teks untuk percintaan, apa kamu pikir “Aku rasa aku akan menjadi lebih baik dalam percintaan” setelah drama ini? 
Eric:
Aku tidak tahu. Sepertinya gaya penulis Jung adalah “Ayo saling jujur”. Jangan berpura-pura, jangan menyembunyikan sesuatu, bertengkarlah jika pertengkaran dirasa akan datang, jika tidak, putus saja. Bukankah begitu? Tetapi, sebagai pria, siapapun akan memiliki siis seperti Taeha dan seperti Hajin. Hal yang membuatku merasa sedih atas dialog Hajin menjelang akhir drama adalah alsan mengapa Hajin selalu meminta maaf terlebih dulu, “Jika aku tidak melakukan hal itu, aku takut kamu akan berkata ‘kita putus’ duluan” Aku rasa semua orang memiliki sisi tersebut dalam diri mereka.

Q. Hajin sepertinya pria impian, sedangkan Taeha, dia pria yang cukup realistis. Namun, aku rasa alasan terpenting mengapa Yeoreum hanya bisa berakhir dengan Taeha adalah karena mereka jujur terhadap satu sama lain.
Eric:
Ketika kamu hanya melihat karakter-karakternya sendiri, Taeha pastilah akan kalah dengan Hajin. Diawal drama, banyak pembicaraan soal itu juga. Sebenarnya, untuk sebuah melodrama, pemeran utama pria dan wanita disandingkan secara pantas, dan pendukung mereka terbagi secara rata tapi jika drama ini berjalan seperti itu, maka Taeha akan kalah dari Hajin. Hajin sangat baik pada Yeoreum, dia tampan, punya kualifikasi bagus, bahkan suaranya pun bagus, tidak ada tempat bagi Taeha untuk masuk. Mungkin karena itu, penulis juga memasukkan banyak fantasi soal Taeha di adegan-adegan flashback. Juga, seiring dengan masuknya kalian ke usia tertentu, daripada hanya pacaran, kalian cenderung menemukan partner yang bisa kamu nikahi, dan sambil mengingat hubungan cinta terdahulu, kamu akan berpikir, “Ini tidak baik” atau “Ini harus dilakukan agar hubungan awet lebih lama.” Tapi kali ini, saat berakting sebagai Taeha, aku menyadari bahwa hubungan yang terbaik adalah ketika kamu merasa bahagia saat bersama dan menjadi dirimu sendiri.

Q. Adegan wawancara terus muncul, apakah kamu mendapat penjelasan mengenai atas alasan apa adegan wawancara ini dilakukan dari penulis atau sutradara?
Eric:
Aku tidak diberitahu alasannya. Saat syuting, aku pikir adegan ini bertujuan untuk menyajikan warna berbeda untuk drama ini dan aku berakting menyesuaikan dengan itu, tapi karena ini adalah sebuah drama, ketika kami diburu-buru waktu, setelah itu aku hanya melanjutkan apa yang sudah aku lakukan. Awalnya, aku melambatkan temponya dan memikirkannya sebelum berakting. Sutradara juga mengarahkanku untuk tidak melakukannya berdasarkan apa yang tertulis di naskah, tapi aku harus membaca dialog, membiasakan diri dengannya, lalu berakting seolah aku benar-benar sedang diwawancarai.

tumblr_inline_ndl3bhW3bc1rb7x3v

Q. Oh iya, bagaimana reaksi member Shinhwa mengenai drama ini?
Eric:
Mereka tidak terlalu bereaksi. Tapi meski begitu, mereka semua menontonnya. Mereka bilang dramanya menarik, bahwa mereka menikmatinya. Minwoo selalu berusaha untuk menonton proyek dramaku, dan kali ini, sepertinya Jinnie juga melakukannya.

Q. Apakah ada rencana untuk melakukan ‘Shinhwa Broadcast’ lagi?
Eric:
Aku ingin melakukannya tapi jika kami berenam tidak sama-sama menginginkannya, tidak ada alasan untuk melakukannya.

Q. Belakangan ini, member grup idol memiliki banyak konflik dengan agensi mereka, sepertinya kamu akan memiliki perasaan campur aduk akan keawetan sebuah grup. 
Eric:
Aku sangat berterima kasih pada para member dan juga orang disekitar kami. Entah bagaimana, sepertinya kami beruntung. Kami juga mengalami hal yang sama dan sering bertengkar. Ada juga masa dimana kami tidak menyukai satu sama lain. Tapi, di momen-momen menentukan, ada perbedaan yang mencolok. Permasalahannya terletak dimana kamu meletakkan prioritasmu. Kami bukanlah orang-orang yang secara spesial sangat sukses dan pada saat itu, kami membuat keputusan yang bagus dan dari situlah semua berjalan seperti ini.

Q. Sekarang setelah kamu menyelesaikan sebuah drama, sikap yang kamu miliki sebagai aktor adalah?
Eric:
Aku tidak punya ambisi besar sebagai aktor. Tapi aku harap tiap pekerjaan yang aku lakukan bisa berguna bagi Eric sebagai seorang manusia. Kali ini, khususnya, aku rasa ini adalah drama yang menantang bagiku. Juga, aku selalu berpikir bahwa aku ingin berakting dalam drama yang menurutku menarik, apa yang aku suka saat membaca naskahnya. Jika ada tujuan besar yang aku inginkan sebagai aktor adalah orang merasakan hal-hal yang aku rasa menarik. Ada perasaan kemenangan dalam hal itu. Berakting juga adalah sebuah pekerjaan dan aku tidak bisa hanya melakukan hal yang aku inginkan. Sejujurnya, dalam beberapa hal, meski aku mengatakan ini dengan hati-hati, aku ada pada tahap dimana aku bisa melakukan apapun yang aku inginkan. Di masa lalu, karena Shinhwa ada dalam posisi tertentu, jadi aku tidak bisa terlalu memikirkan akting sebagai sebuah pekerjaan dan akting adalah sesuatu yang harus aku lakukan untuk agensi dan untuk mendapat penghasilan. Tapi sekarang, aku rasa boleh-boleh saja jika aku melakukan apa yang aku inginkan.

Q. Apakah kamu memiliki harapan atau rencana mengenai apa yang ingin kamu coba di proyek berikutnya? 
Eric:
Um, belum ada sesuatu yang ingin aku coba, di masa lalu, setelah ‘Que Sera Sera, aku merasa agak ragu dan kali ini, sebelum mulai, aku pikir rasa ragu tersebut bisa dihilangkan oleh rasa manis setelah drama berakhir, tapi pada akhirnya aku merasa ragu lagi. Bahkan jika drama ini berakhir baik, karena kami terus bertengkar dan menangis. Sebagai Taeha, ada hal-hal yang ingin aku katakan pada Yeoreum, dan Yeoreum juga, sebagai Yeoreum, ada hal yang ingin dia sampaikan, tapi kami hanya bisa mengatakan apa yang tertulis di naskah, mungkin karena itu.

Q. Apa lagi yang ingin kau katakan pada Yeoreum?
Eric:
Rahasia hahaha. .

Q. Kamu ingin diingat sebagai aktor seperti apa?
Eric:
Seorang pria yang baik. Bicara lebih detail, seorang pria yang bisa menjadi contoh. (Perwakilan agensi: dia juga CEO yang baik bagi kami!)

Q. Apakah sepertinya ada orang yang berpikir kamu pria yang tidak baik?

Eric: Karena aku pendiam jadi ada citra semacam itu. Tapi menjadi pria yang baik bukan berarti pria yang baik hati. Aku ingin menjadi pria yang baik dalam berbagai hal.

Q. Terakhir, apa hal yang kamu pedulikan belakangan ini?
Eric:
Clash of Clans. Karena kami akan beristirahat sejenak, sebentar lagi aku akan mengalihkan perhatianku pada Shinhwa.

Sr: 10Asia
Eng Translation by malpabo.tumblr.com
Please take out with full credits

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s