[WAWANCARA] Kim Dongwan: Hedwig dalam Majalah ‘The Musical’ (300814)

[The Musical, September 2014] “Seorang pria yang tidak biasa, Hedwig’s Kim Dongwan

Kembali ke panggung penghakiman yang dikenal sebagai Hedwig, Kim Dongwan berkata bahwa sekarang ia telah betul-betul jatuh pada pesona karakter Hedwig. Dia berkata bahwa sekarang dia menyukai ‘Wig in a Box’ dan ‘Wicked Little Town’ milik Tommy, lebih dari sebelumnya, dan bahwa lagu-lagu tersebut dengan tenang mengisahkan kesedihan Hedwig dan membela perjuangan wanita ini.

Apa yang kamu pikirkan setelah pertunjukan kemarin, ketika kamu menyelesaikan lagu terakhir dan berjalan menyebrangi lantai rumah? 
Haruskah aku berjalan cepat, haruskah aku berjalan lambat, jika aku berjalan terlalu lambat, Hyesun noona (pemeran Yitzhak) akan merasa kesusahan. Haruskah aku berjalan agak cepat haha. Aku tidak bisa tidur tadi malam jadi pikiranku agak kosong sekarang. Setelah menyelesaikan pertunjukan dan tidak bisa tidur, aku rasa aku akhirnya ketiduran sekitar jam 3 pagi? Aku ketiduran sangat malam, tapi aku bangun awal karena anak kecil yang tinggal diatas apartemenku memainkan piano.

Kenapa kamu tidak bisa tidur sampai selarut itu? Apakah karena kamu memikirkan pertunjukan? 
Ada juga penyebab seperti itu, tapi aku rasa aku tidak bisa santai setelah melakukan pertunjukan malam. Omong-omong, kostumku tahun ini agak mengejutkan, kan? (Untuk tahun ini, Kim Dongwan tampil dengan mengenakan atasan bikini-style crop, celana pendek berpinggul-tinggi, dan stocking dengan pola polkadot besar)

Aku rasa aku bisa bilang kalau kostum dan wig tersebut tidak dipakai untuk membuatmu terlihat cantik (tertawa)
Penata kostum dan makeup berkata seperti ini. Bahwa semua orang memiliki obsesi bahwa Hedwig harus kelihatan cantik, tapi realitanya, Hedwig seharusnya tidak cantik. Bahwa Hedwig adalah seorang wanita yang menderita karena diabaikan. Jadi aku meminta mereka untuk membuatku kelihatan semakin aneh seolah aku kerasukan sesuatu, dan mereka……… Haha.

Apakah kesanmu setelah menyelesaikan pertunjukan pertamamu?
Aku tidak bisa melakukan diet jadi bahkan setelah pertunjukan pertama, aku berpikir aku harus bagaimana. Apa yang harus aku lakukan untuk menyembunyikan gelambir lemakku. Aku sangat khawatir. Tapi ketika aku naik keatas panggung, aku berpikir “Aww, masa bodoh” dan memberanikan diri. Daripada merasa malu, aku lebih merasa bebas? Rasa percaya diri yang aneh muncul, jadi meski aku duduk, aku dengan sengaja membiarkan gelambir lemakku menggantung (diatas celana pendekku). Um, aku agak merasa bersalah pada penonton. Karena aku menampilkan pertunjukan lemak pada mereka.

Haha.  Ini pertama kalinya aku melihat Hedwig yang berlemak, jadi aku agak kaget. Dan seorang selebriti yang memerankannya pula. Aku merasa bahwa mungkin itu cara menenangkan hati untuk mencapai nirwana hahah. Kenapa kamu tidak bisa diet? 
Sebelum berperan dalam Hedwig, aku makan terlalu banyak selama aku belajar di Kanada. Dan aku sudah merencanakan untuk diet selama bulan terakhir masa belajarku. Namun, pada saat itu, aku mengalami cedera di tulang selangka. Aku jatuh dari sepeda setelah mengendarainya agak keras. Kecelakaan ini terjadi di akhir minggu, dan karena dokter tutup pada akhir minggu, mereka bilang aku tidak bisa dioperasi. Jadi selama itu, kapanpun aku bergerak ada suara aneh, dan ah, aku merasa aku akan mati. Tapi setelah kecelakaan itu, aku dioperasi dan tidak bisa olahraga karena proses penyembuhan.

Bagaimana kamu berpikir untuk pergi ke Kanada? Aku agak takjub waktu kamu berkata kamu ingin belajar di luar negeri karena selebriti biasanya tidak melakukan itu. 
Aku memutuskan untuk pergi secara mendadak pada saat itu, jadi aku pergi tanpa persiapan. Tapi aku dipaksa untuk berpikir keras mengenai sesuatu sebelum itu. Energiku berada di titik terendah dan aku berpikir kalau akan ada masalah yang muncul mengenai kesehatanku. Karena apapun yang aku lakukan di Seoul hanya akan melelahkanku, aku ingin untuk pergi sementara, dan karena kalau aku hanya pergi tanpa melakukan apapun lalu kembali adalah buang-buang waktu, aku memutuskan untuk belajar.

Jadi selama kepergianmu, apakah kamu mengalami perubahan dalam pola pikirmu? 
Ya, aku menyukainya karena aku bisa menjalani hari-hariku dengan melakukan apapun yang aku inginkan disana. Aku pergi ke perpustakaan, berenang di danau, dan makan barbeque. Sangat menyenangkan. Di masa depan, aku akan rehat tiga bulan dalam setahun apapun yang terjadi. Ah, apa fans tidak akan suka jika aku bilang aku akan rehat beberapa bulan? Aku harusnya tidak mengatakan yang sesungguhnya ada dipikiranku. Aku sudah terlalu sering melakukannya hahaha. Aku rasa menjadi selebriti adalah pekerjaan seumur hidupku, jadi aku menyelipkan beberapa koma (*waktu istirahat) diantara pekerjaanku. Ketika aku bekerja, ada masa dimana aku kehilangan rasa percaya diri. Baik secara fisik maupun mental. Tapi kapanpun itu terjadi, manajer atau agensiku mengatakan hal ini: teruslah melakukannya. Kamu bisa melakukannya. Jika kamu tidak bisa, buat dirimu bisa. Mengatakan bahwa kamu tidak bisa berarti memiliki pemikiran penuh keraguan. Tapi hal itu, aku rasa, adalah cara berpikir yang salah. Ketika kamu merasa kesulitan, kamu harus melepaskan pekerjaanmu sedikit. Dengan cara itu, stamina terbentuk dan ide terlahir, dan keinginan untuk bekerja lagi akan muncul. Ada banyak orang disekirarku yang, karena mereka tidak melepas stres disaat yang tepat, mengatakan, ‘Aku akan menghasilkan uang dengan cepat dan keluar.’

Teman-teman selebritimu mengatakan itu? Karena mereka sangat stres? 
Ya. Saat aku keluar minum-minum, aku sering menanyakan pertanyaan ini, “Jika kamu memenangkan lotere, apa yang akan kamu lakukan?” Kebanyakan akan berkata mereka akan keluar dari pekerjaan mereka dan istirahat. Tentu, ada banyak alasan untuk melakukan itu. Tapi satu hal yang pasti adalah seiring berjalannya waktu, baik popularitasmu akan naik atau turun, cap akan diri seseorang akan meningkat. Namun, cap tersebut tidak selalu merupakan sesuatu yang menggembirakan. Cap tersebut bisa menjadi sebua stereotipe soal orang itu, dan stereotipe itu bisa membatasi seorang artis sebagai ‘hanya’ orang semacam ini atau semacam itu. Tapi hal ini bukan berarti kita harus bisa menyesuaikan diri dengan publik. Kita adalah orang-orang yang bisa mendapat uang karena publik. Karena itu aku rasa akan sangat bagus untuk dilupakan meski sebentar. Seperti yang aku bilang sebelumnya, tiga bulan dalam setahun, aku akan menghilang. Sepertinya setelah tiga bulan saja, aku akan mulai merindukan ornag yang tidak menyukaiku. Haruskah aku menghilang ke Gangwon-do nanti…….

Kamu tidak memiliki pemikiran untuk menghasilkan uang dan berhenti bekerja seperti orang lain?
Tidak. Pekerjaan ini bisa menyusahkan, tapi menyenangkan. Daripada hanya membuat orang merasa nyaman karena nyanyian atau aktingku, aku justru lebih bisa merasa nyaman akan diriku, dalam situasi apapun. Orang-orang yang mengatakan mereka ingin menghasilkan banyak uang lalu keluar, begitu mereka mencobanya, sekitar separuh dari mereka akan kembali.

Apa yang akan kamu lakukan ketika setelah kamu pergi untuk istirahat, kamu kembali dan tidak bisa mendapatkan kesempatanmu dengan mudah? 
Jika itu terjadi, aku akan melihatnya sebagai kesempatan lain datang padaku dan terus istirahat. Orang bilang elang tidak mengepakkan sayapnya, namun mereka menunggangi angin ketika angin bertiup. Ini adalah kisah yang aku suka. Jika angin tidak bertiup kearahku, aku tidak akan melawan untuk mencoba terbang. Tentu saja, aku bisa mengatakan ini karena fans akan selalu ada.

Bagaimana dengan berakting dihadapan fans yang menyukaiku sebagai sebuah karakter yang memiliki citra yang sama sekali tidak mereka duga? Khususnya musim ini, lampu sorot sering dinyalakan selama pertunjukan dan sepertinya kamu bisa melihat penonton dengan jelas. 
Aku bisa melihat wajah-wajah penonton sangat jelas musim ini, sungguh! Di film Hedwig, ketika Hedwig muncul, ada orang yang menginterupsinya dan ada orang yang pura-pura tidak peduli. Orang dengan ekspresi semacam itu bisa dibedakan ditengah penonton lain. Ketika aku melihatnya, agak menakutkan hahhaa. Ah, aku takut akan pertunjukan besok juga….. Kapanpun aku melakukan pertunjukan untuk Hedwig, aku selalu berpikir kenapa aku melakukan ini. Karena ini menakutkan. Kamu tahu, ini seperti pagi hari setelah minum semalaman. Ah, kenapa aku minum. Aku tidak akan minum lagi. Kamu seperti itu dan kemudian hari berikutnya kamu akan berteriak “Euwahhhh!” dan minum lagi. Hedwig adalah proyek semacam ini bagiku.

Ah benar, kamu juga mengatakan hal itu dalam wawancara pertamamu untuk Hedwig. Bahwa kamu tidak tahu mengapa kamu mengatakan kamu akan berperan dalam Hedwig hahaha. 
Saat itu, aku berada dalam situasi dimana aku memiliki ambisi besar untuk diakui sebagai seorang aktor dan menantang diriku sendiri dengan sebuah proyek sulit, jadi aku banyak berpikir. Aku ingin menunjukkan aktor pria Kim Dongwan diatas panggung. Diatas panggung Hedwig pula hahaha. Sekarang aku berpikir bahwa pandangan bias terhadapku mulai menghilang, jadi aku bisa menenangkan diri dan fokus. Sekarang aku berpikir mengenai apa yang perlu aku lakukan sehingga Kim Dongwan bisa terlihat. Karena itu aku memutuskan untuk menantang diriku dalam Hedwig sekali lagi.

Hedwig adalah seseorang yang tidak pernah memiliki kekuatan. Dia ditekan dan hidup termarjinalkan. Aku rasa akan susah mengidentifikasi diri dengan karakter ini, jadi kenapa kamu tertarik padanya? 
Aku merasa kasihan pada Hedwig karena dia sama denganku dalam arti bahwa aku juga harus tersenyum meski aku sedang mengalami situasi sulit atau marah. Sejak kecil aku sering mendengar dari ibuku bahwa ini adalah jalan untuk menang, dan aku juga berpikir begitu. Namun, ternyata ketika kamu terluka, tidak apa-apa mengatakan bahwa kamu sedang terluka. Secara khusus aku lebih merasakan hal ini sekarang karena beberapa alsan. Bahwa orang ini, dia sangat mirip denganku.

Kali ini, karena kamu melakukan ini setelah mendapatkan berbagai pengalaman diluar negeri, pastinya ada hal-hal yang tidak kamu tunjukkan sebelumnya. 
Ketika aku di Whistler, Kanada, ada seorang pria yang mengelilingi area tersebut dan merupakan seorang cross-dresser. Suatu hari, aku duduk di toko makanan penutup dengan murid-murid program bahasa tempatku belajar, dan pria itu duduk di meja sebelah kami. Aku terus mencuri pandang kearahnya, dan berkata pada diriku sendiri, ‘Setelah pria itu pergi, aku akan menyebutnya dihadapan teman-temanku.’ Setelah dia pergi, aku berkata pada mereka, ‘Apa kalian lihat pria disebelah kita?’ Mereka bilang ‘ya’ dan terus melanjutkan percakapan mereka sebelumnya. Jadi aku berkata lagi, ‘Bukankah dia seorang cross-dresser?’ dan mereka berkata, ‘Ya, kamu benar. Kenapa? Kim, apakah kamu ingin mengatakan sesuatu soal pria itu’ Mereka ini orang-orang yang sudah dididik untuk tidak membeda-bedakan orang yang berbeda dengan mereka. Aku menyadari dengan jelas pada saat itu. Apa artinya jangan membeda-bedakan orang. Aku ingin mengatakan sesuatu barusan, apa ya……..  say something now, what was it…

Jadi apakah menurutmu karena pengalaman itu, kamu tidak berpikir bahwa Hedwig adalah orang yang berbeda denganmu? 
Bukan, bukan. Ah, akhir-akhir ini ada parade kaum gay di Shinchon. Sembari melihat kampanye yang mereka dengungkan, aku berpikir. Aku orang Kristen dan aku bukanlah seorang homoseksual, tapi aku berharap isu ini akan muncul lebih jauh di permukaan. Ketika aku mengatakan hal ini ke orang-orang disekitarku, mereka berkata, kalau kamu seperti itu, anakmu akan menjadi gay. Kenapa mereka berkata seperti itu ketika menjadi seorang gay bukan berarti kamu punya penyakit menular? Anyway, karena sejujurnya aku berpikir mungkin bahwa anakku akan terlahir sebagai seorang gay, aku berharap kisah minoritas seksual ini bisa terus dibahas. Karena aku ingin anakku bisa mencintai siapapun dengan percaya diri, dimanapun ia akan berada. Menurutku, karena masyarakat hidup berdampingan, mereka sepertinya tidak bisa mengerti ketika seseorang keluar dari garis norma mereka. Bukannya mereka memotong norma tersebut, menurutku. Ah. aku rasa hal ini sesuatu yang akan membuat orang membenciku. Aku tidak mencoba menyerang siapapun, tapi banyak orang berkata bahwa kata-kataku adalah sebuah bentuk serangan.

Aku sungguh tidak merasa itu adalah sebuah serangan, jadi aku heran kenapa orang berpikir seperti itu. Omong-omong, apakah kamu tidak akan menandatangani kontrak dengan sebuah agensi? 
Aku akan bermain selama 2-3 bulan (dalam setahun), jadi masuk sebuah agensi akan merepotkan, Juga, sekarang aku tidak akan melakukan pekerjaan yang tidak akan aku kenang. Contohnya pekerjaan yang membuatku berpikr “Yeah, oke, lebih baik dikerjakan saja,” Aku tidak ingin melakukan hal itu jika mungkin. Seorang pebisnis di China pernah berkata seperti ini. Bahwa aku tidak ingin mempercayakan kemudi kehidupanku pada orang lain. Sederhananya, hal ini berarti bahwa kamu harus hidup seperti yang kamu inginkan. Meski orang lain berkata bahwa aku serakah, aku akan hidup seperti yang aku inginkan. Karena aku hanya punya satu kehidupan ini untuk hidup.

Credits: Scans (as tagged, the one that isn’t is from Name) + Kim Dongwan Tumblr (Eng Trans)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s