[CONCERT REVIEW] Konser Shinhwa Membuat Reporter Berubah Menjadi Fans dalam Semalam (280314)

 

shinhwa-header

Konser Shinhwa seharusnya diwajibkan untuk ditonton oleh seluruh agensi K-POP dan idol. Enam belas tahun adalah waktu yang lama untuk bertahan dalams satu grup. Melihat keseluruhan penguasaan dari keseluruhan pembuatan idol ini seolah seperti melihat the Sistine Chapel dilukis dalam tiga jam.

Walaupun aku sudah sering mendengar tentang Shinhwa dan menangkap jejak karir mereka yang terbaru dengan lagu “Venus” dan “This Love”, aku tidak bisa menganggap diriku tahu banyak mengenai mereka – karena aku tidak pernah tumbuh bersama mereka seperti fans di konser ini mengalaminya. Saat fans Korea Shinhwa menempel erat di TV mereka saat musik video “Only One” diputar, aku berada di belahan dunia lain tenggelam dalam “Bye Bye Bye” milik N’Sync.

 

shinhwa-horizontal-pic-71

Shinhwa masih tangguh setelah 16 tahun

Apakah ini sebuah gelombang nasib baik? Atau hanya keberuntungan belaka – karena Shinhwa masih bersama hingga hari ini. Fakta bahwa karir mereka masih berjalan lancar merupakan kabar bagus bagi kita yang terjatuh dalam pesona musik Korea jauh setelah MBC Music Camp selesai, jauh setelah anting panjang dan frosted tips populer di kalangan pria. Jika konversi diriku menjadi fans mereka adalah sebuah indikasi, Shinhwa masih mampu menarik fans-fans baru.

Ini adalah rekaman mengenai bagaimana rasanya melihat Shinhwa live dari sudut pandang seorang pengamat.

Master MC

Shinhwa membuat keseluruhan persona sebagai idol terlihat teramat mudah.

Pertama, sebagai MC. Di Korea, MC dipandang sebagai sesuatu yang serius. MC bagus biasanya cepat dikontrak oleh perusahaan penyiaran – membuatnya menjadi profesi paling diincar (bahkan Seoul Arts Occupational Training College memiliki jurusan MC!!).

Chemistry dan obrolan Shinhwa diatas panggung memancar tanpa perlu usaha. Sepertinya 16 tahun membuat gejala-gejala kegugupan mengilang dan mereka benar-benar sangat nyaman berada diatas panggung. Junjin dan Minwoo memegang sebagian besar kendali, meski Dongwan berperan dalam menaikkan mood dengan pose-pose jenaka.

Sangat membantu bahwa mereka memahami penonton mereka dengan sangat baik. Mereka bisa menyampaikan berbagai hal dalam porsi yang pas. Aku diberitahu oleh seorang veteran fans Shinhwa bahwa “mereka tidak takut akan apapun. Mereka seperti pelanggar peraturan di kalangan idol.” Sungguh tepat seperti kalimat itu, Junjin memperhatikan seorang fans pria ditengah penonton.

Junjin: “Kamu sendirian? Atau kamu kesini dengan seseorang?”

Fanboy: “Aku sendirian.”

Junjin: “Oh (penonton merespon dengan “Awwwww” yang bernada simpatik), well Aku sungguh, sungguh mencintaimu.”

Para penonton meledak tertawa. Ini hanyalah satu contoh bagaimana cara penyampaian dan kemampuan mereka untuk membuat suasana lebih hidup bisa menyatu dengan sempurna. Atmosfir terasa sangat nyaman dan ramah, sangat bagus bagi orang baru sepertiku. Sangat mudah untuk mengakses kepribadian Shinhwa.

6 Karakter Berbeda

shinhwa-six-members-posing

Keenam pria di Shinhwa semuanya memiliki karakter unik dan berbeda

Memiliki sebuah karakter adalah hal yang penting untuk semua orang yang ingin menjadi terkenal. Shinhwa memiliki 6 member, semua memiliki karakter yang berbeda. Karena kami tidak bisa membicarakan soal Andy yang tidak hadir dalam konser ini, kami bisa membicarakan member lain.

Kepemilikan karakter sesungguhnya hal yang menarikku ke musik idol pada awalnya. Sayangnya aku melewatkan era Shinhwa. Betapa menariknya grup ini!

Fakta bahwa karakter mereka memancar keluar dan mereka bisa menunjukkan “Inilah kami. Kami semua berbeda!!” adalah sebuah bukti mengapa mereka tidak hanya mampu memperluas fanbase mereka tetapi juga mempertahankan fans lama mereka.

Dongwan seperti seorang pengangkat mood. Dia sangat bersemangat dan terus tersenyum sepanjang konser. Jika ada sesuatu yang membuat orang mengantuk, dia membuat pose konyol dan seluruh stadium dipenuhi tawa. Junjin memiliki aura tenang. Setiap kali mic diarahkan kepadanya, seolah mengarahkan tongkat sihir pada pesulap.  Dia tahu persis apa yang harus dikatakan dan bagaimana cara membuat obrolan santai terus mengalir.

shinhwa-horizontal-pic-37

Minwoo, untukku, benar-benar bersinar saat dia tampil di panggung. Panggung dan Minwoo seolah merupakan pernikahan dari seorang penampil sejati. Aku bukan fans ballad tapi Hyesung meyakinkanku untuk menyampingkan keraguanku dan mencintai ballad-nya. Suaranya melengkapi dan memperkuat musik – tipe efek yang diinginkan oleh setiap penyanyi untuk dimiliki pada sebuah lagu.

Sekarang, Eric… Eric, Eric, Eric. Member yang pendiam….setidaknya untuk konser ini. Ekspresi dan aliran rap-nya menyampaikan lebih banyak hal dari sebuah gurauan yang bisa disuarakan di mic. Dia menangani bagiannya dengan intens dan hal ini sangat mempesona untuk ditonton. Aku merasa tatapanku seolah dikunci saat dia mengangkat mic untuk rap, melayang dan bertaut bersama lirik.

Semua member memiliki talenta. Aku sejujurnya tidak bisa mengatakan hal ini untuk semua grup, akrena aku pikir kebanyakan dari kita yang merupakan fans musik idol setuju bahwa tidak semua grup mencapai nilai 100%. Namun Shinhwa….aku yakin bahwa jika ada sebuah penilaian, dengan jelas mereka akan melampauinya.

Fans Shinhwa  – “Shinhwa Changjo”

shinhwa-horizontal-pic-20

Kerumunan wanita datang lebih awal untuk melihat Shinhwa yang legendaris

Aku tidak terlalu familiar dengan fans Shinhwa, tapi inilah yang bisa dikatakan soal mereka…..Mereka adalah semua orang. Mereka adalah dirimu. Mereka adalah diriku. Mereka adalah pria tua yang menyetir bis 5501 di Seoul. Mereka adalah wanita yang menjual susu pisang di GS15. Mereka adalah barista di Cefe Bene dan gadis-gadis yang menunggu untuk membantumu di Etude House.

Semua orang adalah fan Shinhwa. Kami melihat fans dari seluruh lapisan masyarakat..Aku ingin melihat tipe penonton seperti ini setiap saat kalau aku bisa, tapi dengan idol – secara tipikal, kami tidak akan melihatnya. Shinhwa adalah sebuah pengecualian langka. Sebuah grup yang telah membangun sejumlah besar fans dari tahun ke tahun dan telah membuat diri mereka familiar di seluruh rumah di Korea.

Shinhwa Changjo adalah sebuah kelompok yang bangga namun rendah hati. Seperti juga grup yang mereka dukung, Shinhwa Changjo juga terkenal sedikit nakal. Kebanyakan dari mereka sudah menikah dan memasukkan suami dan anak-anak mereka kedalam keluarga Shinhwa Changjo. Saat ditanya “Berapa banyak dari kalian yang sudah menikah?” Ratusan tangan perlahan diangkat.

shinhwa-horizontal-pic-537

ShinChangs wanita terdiri dari berbagai usia. Kumpulan penonton sungguh tersebar dalam dua generasi fans K-Pop

Melihat fakta bahwa tidak semua Shinhwa Changjo mengangkat tangan mereka, Dongwan berbicara,

Dongwan: “Kalian semua terlihat sangat cantik. Kenapa tidak semua dari kalian menikah?!”

Sekali lagi, sangat jelas bagiku bahwa dukungan dalam hubungan artis-fans satu ini berjalan dua arah. Menjadi bagian dari Shinhwa Changjo adalah sebuah posisi menarik. Aku sangat iri pada mereka. Mereka sepertinya sangat dicintai.

Diakhir konser, Shinhwa menutup dengan pose khas mereka, “We are SHINHWA!!” Tapi tidak sebelum mereka mengarahkan mic ke penonton, “Kalian adalah………” Mereka merespon dengan keras “SHINHWA CHANGJO!!!”

shinhwa-horizontal-pic-489

Kisah VCR

Kisah ini harus dirilis sebagai film. Terlalu brilian untuk tidak ditonton semua orang.

Kami mulai dengan adegan peran yang intens. Pasukan sedang khawatir. Mereka sedang dihajar. Apa yang harus dilakukan? Satu tentara memiliki jawaban. Dengan wajah penuh determinasi dari seorang pria yang tahu bahwa tidak ada opsi lain, dia mengangkat telepon – “Kirimkan… SHINHWA SQUADRON!”

story-1

Kisah perang yang diperankan Shinhwa lebih lucu daripada apapun

Shinhwa Squadron – sebuah grup tentara tangguh dan berantakan, siap untuk melakukan perusakan serius. Hanya saja kebanyakan mereka terlibat dalam argumen konyol dengan satu sama lain dan benar-benar menangani perlengkapan militer mereka dengan ceroboh.

Dipercepat beberapa tahun kemudian dan Shinhwa Squadron berkumpul bersama – tua, keriput, dan sudah melewati masa muda mereka. Mereka mengenang masa lalu dengan satu-sama lain sambil memerangi efek trauma pasca peran, seperti menirukan cara menembak dan mengira suara ledakan mesin popcorn adalah suara tembakan senapan mesin (OK ini terdengar serius tapi percayalah, VCR ini membuat kami tertawa hingga terbungkuk-bungkuk)

story-2

Jika wajah Dongwan adalah indikasi bagaimana kisah akan berjalan, kalian tahu ceritanya akan sangat menghibur

Shinhwa Squadron mungkin telah pensiun dari tentara tapi bukan berarti mereka menanggalkan identitas sebagai pria. Seorang reporter wanita muncul dan aksi-aksi pervy mereka muncul. Hal ini membuat kami tertawa terbahak-bahak. Aku tidak bisa mengingat banyak hal karena aku sibuk memegang sisi badanku, mencoba menahan tawa.

Shinhwa, kami bertepuk tangan. Terima kasih karena menciptakan salah satu VCR cut paling menghibur sepanjang masa. (Kanye – “OF ALL TIME!”).

Final Thoughts

ending-3

Seperti konser hebat lainnya, seluruh hal yang bagus pasti berakhir

Apakah ini sebuah ironi atau takdir? Shinhwa dalam bahasa Korea berarti “legenda” atau “mitos”. Sudah 16 tahun berlalu sejak mereka debut. Hal ini saja membuat mereka pantas disebut legenda. Grup yang debut bersama mereka sudah bubar dan berjalan di jalan terpisah – Shinhwa masih solid. Tidak ada bukti lebih kuat akan solidaritas mereka ketika Junjin mendadak terdiam sejenak dan mengatakan,

Junjin: “Sebenarnya kami mentiapkan hadiah untuk kalian, tolong tutup mata kalian…”

Hingga sekarang Shinhwa tampil dengan 5 member. Tidak ada yang mengharapkan member keenam, Andy muncul diatas panggung dan kami semua (termasuk aku) terpana di momen dia muncul. Untuk menyimpulkan momen itu – seluruh penonton bagaikan kumpulan air mata dan teriakan terkejut yang tak ada habisnya.

ending-4

Andy sangat tersentuh, meminta maaf pada penonton. Penonton dengan cepat merespon dengan “It’s OK, it’s OK”

Andy, mengenakan setelan jas hitam formal, merasa tersentuh dan juga sangat menyesal. Dia memberitahu penonton dengan jujur

Andy: “Aku merasa sangat ragu apakah aku bisa berdiri disini dihadapan kalian. Aku merasa aku mengecewakan kalian. Jadi aku ingin mengatakan, di depan kalian semua, bahwa aku sangat, sangat menyesal. Fans, member, aku minta maaf.”

Member Shinhwa dan Shinhwa Changj merespon permintaan berulang dengan teriakan “괜찮아! 괜찮아! (It’s OK! It’s OK!)” Jika suara bulat dukungan ini adalah sebuah indikasi, Andy dimaafkan dan didorong untuk melanjutkan karir dengan keluarga Shinhwa-nya.

Di masa depan, kita bisa mengharapkan sebuah album baru SHinhwa, dirilis di bulan Oktober. Minwoo akan menjadi produsernya.

Untuk saat ini, aku harus belajar banyak soal Shinhwa. Aku berpegang erat pada harapan bahwa mereka akan tetap ada 16 tahun berikutnya. Bagaimana aku bisa percaya hal ini akan terjadi? Karena ucapan diakhir konser ini, tentu saja.

Bukan ‘sudah 16 tahun’ tapi ‘baru 16 tahun’

-Shinhwa

Read original articles and view more pictures HERE

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s