[BERITA] Peringatan ke-10 Tahun Solo Lee Minwoo: Sejarah Solo Lee Minwoo 2003-2014 (230114)

tumblr_inline_mzv19xJQ6D1qa11y1

Lee Min Woo akan comeback, tidak sebagai Shinhwa, tapi sebagai solois M. 2014 menandai ulang tahun Shinhwa ke-16 dan ke-10 (sebenarnya ke 11) sebagai solos, dan Lee Minwoo merilis sebuah album spesial “M+TEN” untuk memperingati ulang tahun ke-10 . Artikel “Sejarah Solo 10 tahun” ii dipersiapkan untuk memperingati comeback Lee Minwoo, yang merupakan pioner dari para idol.

Jika kamu menyebut Lee Minwoo Shinhwa, kamu tidak bisa tidak teringat pada ‘dance’. Mulai dari lagu debut mereka ‘Problem Solver’ hingga dance vogue untuk ‘This Love’ 2013 yang berhasil menarik banyak perhatian, Lee Minwoo secara pribadi selalu memiliki peranan aktif dalam koreografi. Tapi Lee Minwoo adalah seorang member yang juga membuat kemajuan pesat dalam kemampuan vokalnya. Bertanggung jawab atas bagian vokal kuat dalam album Shinhwa ke-2 ‘T.O.P” dan juga klimaks bridge dalam ‘Perfect Man’ dalam album ke-5, kemampuan vokalnya perlahan terungkap dengan sendirinya. Apalagi dia memiliki keinginan musikal kuat untuk menulis lagu-lagu untuk dimasukkan di dalam album-album Shinhwa. Bagi Lee Minwoo, yang telah menunjukkan bahwa dia hebat dalam segalanya – dance, musik, dan bahkan produksi, sebuah solo album adalah sebuah kesempatan bagus untuk menunjukkan kapabilitasnya. Jika kita menganalisa secara mendalam album-album solo yang sudah dia rilis, kita bisa melihat sendiri kemampuan musikalitasnya yang sesungguhnya.

# Awal Aktivitas Solo M: 2003 Un-touch-able

tumblr_inline_mzv1boJRV81qa11y1Cover Album Pertama Lee Min Woo

Lee Min Woo memilih “Just One Night” sebagai title song dari album solo pertamanya. Oh Yoon-Ah, dulu lebih dikenal sebagai model balapan dibandingkan aktris, membintangi video musiknya dan adegan ciumannya dengan Minwoo menarik banyak perhatian. ‘Just One Night’ adalah lagu yang mengungkapkan suara kuat Lee Minwoo. Selama ini, dia dikenal sebagai pemilik powerful dance dan citra kuat dalam Shinhwa. Sebaliknya, kesan jazzy dalam lagu R&B ‘Just One Night’ benar-benar mencolok karena suara halus, namun tipis dan manis milik Lee Minwoo. Sebenarnya suara Lee Minwoo yang dengan lembut melelehkan hati wanita dapat didengar dalam intro ‘I Pray 4 U’ di album ke-5 Shinhwa tapi dalam ‘Just One Night’ suara manis Minwoo bahkan lebih kentara. Untuk Lee Minwoo yang memulai dengan solois ‘M’, ‘Just One Night’ tak salah lagi adalah pilihan bagus yang mampu mengungkapkan pesona suaranya. “Biya” lagu promosi berikutnya adalah sebuah lagu yang memiliki kelembutan “Just One Night” tapi dengan sentuhan hiphop musik. Mengungkapkan bahwa dia selalu menyukai hip hop, ini adalah lagu yang merefleksikan selera musiknya.

# Puppy-bong dibawah eksterior cool water-nya, perubahan pesona 180 derajat: 2005 ‘If You…’

tumblr_inline_mzv1e0L6NC1qa11y1

Sampul single Lee Min Woo ‘If You’

Jika kamu merasakan kemulusan ala jazz dari ‘Just One Night’ maka single ‘If You’, dirilis tahun 2005, tanpa ragu akan membuatmu merasakan kelembutan Minwoo yang cute. Terlebih lagi di MV, dimana dia menyuguhkan seorang pria yang sedang jatuh cinta, Minwoo menunjukkan seluruh pesona manisnya, termasuk eye-smile-nya. Dalam ‘If You’, Minwoo menunjukkan sisi cute-nya untuk pertama kalinya, sebuah perubahan total dari image-nya sebagai cool guy, yang merupakan salah satu rahasia popularitasnya, dan menerima banyak dukungan dari fans. Secara khusus, salah satu julukan Minwoo, ‘Puppy Bong’, sebuah gabungan dari kata bahasa Inggris ‘puppy’ dan ‘Bong’ dari julukan yang lain ‘Lee Minbong’, menunjukkan image cute-nya. Melalui video musik ‘If You’ dimana dia bermain dengan maskot anjing populer Sangeun dari KBS2 Happy Sunday’s 2 Days 1 Night, “Puppy-Bong” diterima publik dengan baik.

# M yang mendahului waktu : 2005 ‘2nd Winds’, 2007 ‘Explore M’

tumblr_inline_mzv1fcygV71qa11y1Sampul album ke-2 Lee Min Woo (kanan) dan ke-3 (kiri)

Album ke-2 dan ke-3-nya adalah periode transisi yang secara berurutan mengukuhkan identitas musiknya, sesuatu yang sungguh-sungguh ‘Lee Minwoo’. Title song “Bump” dari album ke-2 dan “Stomp” dari album ke-3 adalah genre yang tidak biasa dalam industri musik dahulu. “Bump” yang memiliki irama hip hop intens, ditulis Minwoo dalam waktu 10 menit saja. Lee Minwoo mendapatkan #1 di acara musik dan juga menjadi penyanyi-penulis lagu melalui “Bump”, dan dengan album ke-3, dia dengan kukuh menegaskan gaya musiknya dengan lebih mengejar ‘nada intense’. Namun album ke-3 “Explore M” tidak bisa menarik perhatian sebanyak dua album sebelumnya. Ini adalah efek samping gaya musik Lee Minwoo yang lebih maju dibandingkan lainnya. Pada 20 Januari, Lee Minwoo mengisahkan cerita title song untuk album 10 tahun solo-nya, ‘TAXI’. Dia menjelaskan bahwa ‘TAXI’ adalah sebuah lagu yang dibuat 5 tahun lalu namun dia berpikir bahwa lagu itu terlalu cepat dan melihat respon terhadap lagu yang dirilis pada 2007 ‘The M Style; setelah 3 tahun, dia memutuskan untuk tidak mengungkapkan ‘TAXI’. Lee Minwoo mencintai gaya intens hip hop namun dia harus bisa membaca tren.

# Mulai membaca tren : 2008 ’M Rizing’, 2009 ‘Minnovation’

tumblr_inline_mzv1gdGq5l1qa11y1Sampul album ke-4 (kiri) dan album ke4.5 (kanan)

Usahanya untuk membaca tren diungkapkan pada 2008, “Don’t Trust Men”, title song untuk album ke-4 “M RIZING” adalah produk yang merefleksikan tren pada masa itu. “Don’t Trust Man” dibuat oleh komposer terkenal “Brave Brothers”, tapi Lee Minwoo yang menyelesaikan album ke-2 dan ke-3 seorang diri, akhirnya berkompromi dengan bekerja sama dengan produser lain. Sesuatu yang sepertinya lebih bisa diterima publik daripada album-album sebelumnya. Tapi melakukan perubahan tiba-tiba cenderung agak membingungkan. Lee Min Woo tidak memiliki gaya unik tersendiri. Melalui trial and error, dalam album ke-4.5, Lee Minwoo dengan kuat mulai mengungkapkan gaya individunya. Dia mengombinasikan suara elektronik, tren dahulu, dengan gaya-nya tersendiri yakni ritme hip hop intens. Disini, Lee Minwoo melakukan usaha terbaiknya untuk menghantarkan performance terbaik. Lee Min Woo lalu mempersiapkan untuk melengkapi musiknya untuk memasukkan tren masa kini dan juga M-Style dan untuk mengekspresikan resolusi kokohnya untuk menghilangkan kelemahan-kelemahan karya sebelumnya, dia membuat perubahan total, termasuk dengan merubah namanya.

# Energi 10-tahun veteran: 2014 ‘M+TEN’

tumblr_inline_mzv1hfCJvj1qa11y1Lokasi syuting MV ‘TAXI’ Lee Minwoo

Lee Min Woo sekali lagi memproduseri album solonya kali ini, 5 tahun setelah ‘Minnovation’. Album ini adalah hasil dari akumulasi penghetahuan seorang solois yang didapatkan selama 10 tahun ini. Sudah 5 tahun setelah ‘Taxi’ disimpan dengan rapat karena terlalu mendahului waktu dan sekarang adalah saatnya mengungkapkannya. Lee Minwoo tidak lagi dibatasi oleh gaya musikalnya tersendiri. Dia hanya yakin akan tujuannya. Menginginkan musik yang memungkinkannya menjadi satu dengan penonton. Dia adalah seseorang yang cenderung berpikir mengenai tipe performance (untuk dipersembahkan) sambil mendengarkan musik. Mengungkapkan pemikiran pribadinya, ketika berpikir mengenai performance-nya, dan berpendapat teguh bahwa penampilan panggung harus dibuat dengan musik sebagai pertimbangan, poin yang paling utama adalah keinginannya untuk bernapas seirama dengan para penontonnya. Apakah kebijaksanaan yang didapat melalui 10tahun pengalaman, atau 16tahun pengalaman sebagai Shinhwa, akan bisa bersinar? Hasilnya akan terlihat pada 6 Februari.

Link – http://tenasia.hankyung.com/archives/206115

Article by Park Su-Jeong soverus@tenasia.co.kr
Pictures by Paeng Hyeon-Jun pangpang@tenasia.co.kr
Photos provided by LiveWorks

EngTranslation by Minnovated @ Twitter
Please credit if taking out!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s